fbpx
Connect with us

Peristiwa

Ditinggal Rewang ke Hajatan Tetangga, Bangunan Dapur Milik Warga Selang Luluh Lantak Dilalap Api

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Peristiwa kebakaran terjadi di Padukuhan Selang 3, Desa Selang, Kecamatan Wonosari, Kamis (21/06/2018) siang tadi. Sebuah rumah yang tengah ditinggal penghuninya nyaris ludes terbakar api. Beruntung kebakaran dengan cepat bisa ditangani oleh petugas pemadam. Meski tak sampai membakar seluruh rumah, namun bagian samping rumah milik Sri Wahyuni (34) tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Kerugian sendiri diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.20 WIB. Siang itu, kondisi rumah dalam keadaan sepi tanpa penghuni lantaran ditinggal membantu hajatan di rumah tetangganya.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul, Diyono mengatakan kebakaran diketahui pertama kali oleh tetangga korban. Saat itu terlihat kepulan asap membumbung yang ketika ditelusur berasal dari rumah korban. Melihat hal tersebut, warga langsung berkumpul dan melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Namun upaya warga untuk menjinakkan api tak membuahkan hasil berarti. Lantaran angis yang berhembus cukup kencang, api kemudian merambat ke bagian lebih luas. Selain itu, bahan bangunan yang terbuat dari kayu juga mempercepat api membesar dan merembet.

"Kita yang mendengar informasi itu kemudian menerjunkan 3 mobil pemadam serta mobil ambulance dari Gunungkidul Emergency Service (GES)," kata Diyono.

Sesampainya di lokasi, petugas kemudian melakukan upaya pemadaman. Tak butuh waktu lama, berselang 10 menit api, yang melalap hampir satu bangunan dapur berhasil dijinakkan petugas.

"Sesampainya di lokasi, api masih menyala. Tetapi barang-barang yang ada di dalam rumah sudah berhasil dievakuasi warga," imbuh dia.

Lebih lanjut dikatakan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Disinggung mengenai penyebab kebakaran, Diyono mengaku hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti. Pihaknya masih menduga kebakaran tersebut disebabkan lantaran korsleting listrik atau api dari tungku yang belum mati sepenuhnya.

"Kebakarannya ada di dapur, tapi belum dapat kita pastikan apakah korsleting listrik atau api dari tungku atau yang lainnya," imbuh Diyono.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler