Peristiwa
Dua Hari Tak Terlihat, Karyawan Pabrik Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang karyawan PT Glory Persada yang terletak di Padukuhan Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari ditemukan meninggal dunia di dalam kamar tidur yang ia huni pada Sabtu (19/01/2019) pagi tadi. Adalah Tan Lan Hwa Angela (53) warga Arum Lebak, Surabaya, Jawa Timur yang mayatnya sudah dalam kondisi ditemukan membusuk. Dimungkinkan korban meninggal dunia lebih dari 24 jam lamanya.
Informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 08.00 WIB, Budi yang merupakan satpam PT Glory Persada merasa curiga terhadap Angela yang sudah 2 hari tidak keluar dari dalam kamar. Ia kemudian berinisatif untuk mengetuk pintu kamar Angela, namun saat itu tak ada jawaban dari dalam kamar. Ia kemudian melapor pada ketua RT dan warga setempat untuk membantu mengecek kondisi Angela. Lantaran pintu di kunci dari dalam, warga dan satpam kemudian mencongkel jendela dan mendobrak pintu kamar.
Kaget bukan main ternyata karyawan PT tersebut tergeletak dengan posisi badan setengah tengkurap di lantai kamarnya. Lebih kaget lagi, ketika dicek lagi, rupanya Angela sudah dalam kondisi tak bernyawa. Puluhan orang kemudian berdatangan di lokasi, sejumlah polisi pun juga didatangkan untuk proses penyelidikan.
“Kondisi memang sudah meninggal dunia. Dimungkinkan memang sudah beberapa jam,” kata KSPK Polsek Wonosari, Aiptu Sugeng Firmanto saat dikonfirmasi, Sabtu siang.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, Angela memang sejak beberapa hari lalu mengeluhkan sakit. Sudah ada beberapa obat yang dikonsumsi, namun demikian nampaknya kondisinya belum membaik. Hingga siang, pihak medis dan kepolisian masih terus berupaya mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban.

“Sakit sejak hari Selasa, sudah dua hari ini nggak keluar kamar,” imbuh dia.

Sementara itu, dr. Made dari Puskesmas II Wonosari mengungkapkan pihaknya belum dapat memastikan penyebab korban meninggal dunia. Perlu ada upaya lanjutan jika ingin mengetahui penyebab kematian Angela. Dimungkinkan memang karena sakit yang diidap sebelumnya. Ia menambahkan bahwa dalam pemeriksaan awal yang dilakukan, pihaknya tidak menemukan adanya unsur kekerasan di tubuh korban.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kemungkinan sudah lebih dari 24 jam korban meninggal,” ucap dia.
Ia beberkan lebih lanjut, saat ditemukan, terdapat muntahan pada mulut korban yang bewarna hitam layaknya kopi. Pada pipi bagian kanan tertempel pula sebuah salonplas atau koyo. Tubuh korban sendiri sudah kaku dan mulai menimbulkan bau. Saat ini jenazah Angela telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Wonosari untuk penanganan lanjutan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
