Uncategorized
Dugaan Keracunan di MTSN 4 Wonosari, Begini Kata Kepala Sekolah dan Wali Murid
Wonosari,(pidjar.com)–Dugaan kasus keracunan dialami oleh siswa siswi MTSN 4 Wonosari. Para siswa ini mengalami gejala mual dan muntah. Berdasarkan kabar yang beredar, sakitnya para siswa ini berkaitan dengan MBG yang dikonsumsi sebelumnya. Namun demikian, hal ini dibantah oleh pihak sekolah maupun wali murid karena belum adanya identifikasi atau uji laborarorium dari petugas medis.
Kepala MTSN 4 Wonosari, Ngadiyan membenarkan apabila ada siswanya yang mengalami mual, muntah dan pusing. Gejala ini baru dirasa dan diketahui pada Jumat pagi, dan untuk pertolongan siswa yang mengeluh sakit ini dilarikan ke UKS guna mendapatkan perawatan medis.
“Jumat pagi itu, siswa yang dirawat di UKS kemudian dijemput orang tua,” kata dia.
Adanya siswa yang mengalami sakit tersebut kemudian dari pihak sekolah berkoordinasi dengan Puskesmas untuk penanganan lanjutan. Menurutnya, ada yang memeriksakan diri ke Puskesmas maupun faskes lainnya.
Ia sendiri tidak bisa memastikan apakah para siswa ini mengalami keracunan ataukah karena faktor lain. Mengingat saat ini cuaca sedang tidak menentu dan menyebabkan seseorang mengalami gejala-gejala sakit.
“Kami sendiri tidak bisa memastikan penyebabnya. Namun kami sudah berkoordinasi dengan Puskesmas kemudian memberikan googleform untuk mengidentifikasi gejala-gejala yang dialami para siswa,” tandas dia.
Sementara itu, salah satu orang tua siswa, Subiyantoro mengatakan, dirinya membenarkan bahwa anaknya mengalami mual muntah. Namun demikian dirinya tidak bisa memastikan apa yang terjadi dengan putranya.
“Jadi kemarin itu anak saya ikut ekstra kemudian sore dikabari kalau mengalami pusing dan muntah. Saat saya tanya karena dia telat makan, memang anak saya kalau telat makan mengalami mual seperti itu,” ucapnya.
Menurutnya bisa saja memang karena hal demikian, kemudian saat ini siswa kelas VII sedang pada masa transisi banyak kegiatan di sekolah sehingga kekebalan tubuh mereka kurang stabil dan terjadi sakit. Belum lagi cuaca yang tidak menentu.
“Kalau keracunan saya kira tidak ya,” kata dia.
-
Uncategorized5 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial7 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized5 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
