Peristiwa
Fenomena Musiman Ikan Teri Naik ke Daratan, Pantai Wediombo Diserbu Warga
Girisubo,(pidjar.com)– Fenomena kemunculan ikan teri hingga ke tepian laut kembali menarik perhatian warga di Pantai Wediombo, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Selama empat malam berturut-turut hingga Minggu (11/10/2026), warga memadati kawasan pantai untuk berburu ikan yang muncul mendekati daratan.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I, Sunu Handoko Bayu Sagara, mengatakan fenomena tersebut masih berlangsung hingga Minggu malam. Kemunculan ikan dalam beberapa malam terakhir membuat warga berbondong-bondong mendatangi pantai untuk mencari hasil tangkapan laut.
“Fenomena ini sudah berlangsung selama empat malam berturut-turut hingga Minggu malam,” ungkap Sunu.
Menurutnya, ikan yang terlihat di sekitar tepian pantai tidak hanya satu jenis. Warga menemukan sejumlah jenis ikan, mulai dari teri gilig, ikan pethek, hingga teri gepeng.
Kemunculan berbagai jenis ikan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk berburu dengan peralatan sederhana. Warga membawa jaring kecil dan senter untuk membantu mencari serta menangkap ikan di tengah kondisi pantai yang gelap.
Sunu menjelaskan, fenomena ikan teri yang muncul hingga mendekati tepian Pantai Wediombo sebenarnya bukan hal baru bagi masyarakat setempat. Kejadian serupa hampir setiap tahun terjadi, meskipun waktu kemunculannya tidak selalu sama.
“Fenomena seperti ini hampir setiap tahun terjadi, tetapi waktunya tidak selalu sama,” jelasnya.
Ia menyebutkan, kemunculan ikan tersebut menjadi perhatian warga karena memberikan kesempatan untuk mendapatkan hasil laut secara langsung. Tak heran, suasana pantai pada malam hari terlihat lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa.
Warga yang datang tampak memanfaatkan momen tersebut dengan membawa pulang ikan hasil tangkapan. Aktivitas berburu ikan pun menjadi pemandangan tersendiri di kawasan pesisir selatan Gunungkidul.
Meski demikian, masyarakat yang berburu ikan diimbau tetap mengutamakan keselamatan. Kondisi ombak dan arus laut selatan dapat berubah sewaktu-waktu sehingga warga perlu menjaga jarak dari area berbahaya dan tidak memaksakan diri ketika kondisi laut tidak memungkinkan.
Fenomena ini kembali menjadi daya tarik Pantai Wediombo, sekaligus menunjukkan bahwa kemunculan ikan musiman masih menjadi momen yang dinantikan masyarakat pesisir.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized5 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized4 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
