Pemerintahan
Gunungkidul Dapat Tambahan Belasan Ton Pupuk Bersubsidi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Kabupaten Gunungkidul mendapatkan tambahan alokasi pupuk belasan ribu ton pupuk, baik urea maupun NPK ton dari pemerintah pusat. Diharapkan dengan adanya penambahan ini mampu mencukupi kebutuhan para petani di Gunungkidul, sehingga sektor pertanian akan lebih subur dan maju kembali.
“Kementrian Pertanian meningkatkan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2024 sebanyak 115% di seluruh Indonesia. Khusus di Kabupaten Gunungkidul, penambahan pupuk urea sebanyak 8.789 ton sehingga jumlahnya meningkat dari 12.390 ton menjadi 21.179 ton,” kata Direktur Pupuk dan Pestisida Kementrian Pertanian Tommy Nugraha.
Ia menjelaskan, selain penambahan pupuk urea pemerintah pusat juga memberikan tambahan <span;>Pupuk NPK bertambah 9.181 ton sehingga meningkat dari 8.070 ton menjadi 17.251 ton.
Senior Manager PT. Pupuk Indonesia wilayah Jateng DIY, Antonius Yudhi Kristyanto mengatakan, stok pupuk bersubsidi di Gudang Gunungkidul cukup untuk memenuhi kebutuhan saat ini, yaitu sekitar 1.500 ton urea dan 1.700 ton NPK. Selain membahas mengenai gmtambahan alokasi pupuk, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan diskusi tentang permasalahan kendala penyaluran pupuk bersubsidi beserta upaya pemecahannya.
“Beberapa kendala yang dihadapi dalam penyerapan pupuk bersubsidi adalah curah hujan di bawah normal dan pada umumnya penebusan akan meningkat pada saat musim hujan di bulan Oktober-Desember,” kata Senior Manager PT. Pupuk Indonesia wilayah Jateng DIY Antonius Yudhi Kristyanto.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, adanya penambahan alokasi pupuk ini nantinya akan segera disosialisasikan ke para petani di Gunungkidul. Dengan harapan nantinya setelah memasuki musim tanam dapat segera dimanfaatkan dengan baik untuk sektor pertanian.
“Sosialisasikan akan dimaksimalkan penyerapannya sehingga program peningkatan produksi tanaman pangan dapat meningkat sesuai yang diharapkan,” ucap Bupati Gunungkidul.
“Kami ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, Gunungkidul merupakan daerah yang sektor pertaniannya paling besar,” tutupnya.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
