Pemerintahan
Promosikan Produk UMKM Lokal, Dinas Perdagangan Kembali Gelar Gunungkidul Expo 2024
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Perdagangan kembali menggelar Gunungkidul Expo 2024. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempromosikan produk-produk unggulan UMKM di Kabupaten Gunungkidul. Adapun pameran UMKM ini diselenggarakan pada 22 Mei sampai dengan 25 Mei 2024 mendatang.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, dalam penyelenggaran pameran, pemerintah bekerjasama dengan berbagai pihak serta pelaku UMKM daerah. Hal ini dimaksudkan untuk mengangkat potensi produk lokal ke masyarakat secara lebih luas dan sebagai pengungkit untuk bergulirnya roda perekonomian UMKM Gunungkidul.
“Kegiatan ini sebagai promosi produk-produk lokal yang sebenarnya beragam dan memiliki kualitas yang tidak kalah saing,” kata Kelik Yuniantoro.
Adapun pada Gunungkidul Expo 2024 ini menggandeng 100 pelaku UMKM untuk memamerkan produk mereka di Alun-alun Wonosari. Sedangkan di luar area ada sekitar 75 pedagang makanan yang turut memanfaatkan momentum tersebut. Selain itu, pihaknya juga menyediakan stand khusus bagi pelaku usaha yang ingin mengurus perizinan.
“Kami juga melayani bagi yang ingin mengurus izin. Tentunya layanan yang optimal bagi masyarakat khususnya pelaku usaha,”sambung dia.

Menurutnya, saat ini ada 43.000 UMKM di Kabupaten Gunungkidul yang telah memiliki perizinan. Pihaknya pun juga terus melakukan pendataan bagi yang belum berizin agar segera mendapatkan perizinan yang sesuai.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, dengan adanya Gunungkidul Expo 2024 ini dapat memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk lebih dikenal. Dengan demikian dapat meningkatkan eksistensi dan pendapatan para pelaku UMKM. Termasuk harapannya produk-produk dari Gunungkidul semakin banyak yang tembus pasar internasional.
“Tentunya kami sangat mendukung peningkatan agar dapat merambah ke pangsa pasar luar daerah atau bahkan internasional. Tapi hal itu tidaklah mudah, kualitas produk, bagaimana pengemasan, hingga promosi juga harus diperhatikan betul,” tutup Sunaryanta.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
