bisnis
Hanya Memakan Waktu Belasan Hari, Sistem Tanam Hidroponik di Nglindur Buktikan Keuntungan Jutaan Rupiah
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Penanaman sayuran dan buah-buahan memakai sistem hidroponik kini mulai dikembangkan di Gunungkidul. sistem tanam yang tidak membutuhkan lahan subur itu terbukti menguntungkan. Dapat dilihat di Kalurahan Nglindur, Kapanewon Girisubo. Peemrintah kalurahan melakukan peroyek percontohan dengan hasil jutaan rupiah pada masa panen pertama ini.
Lurah Nglindur, Supriyana mengatakan bahwa pihaknya melakukan proyek percontohan ini untuk nantinya menjadi unit usaha dengan skala luas. Pada panen perdana, yakni hanya 18 hari setelah tanam pihaknya yakin bahwa sistem tanam hidroponik Ini cukup menjanjikan.
“Yang sebagian belum dipanen karena tanaman terong dan buah melon. Masa tanam dan berbuahnya agak lama,” jelasnya, Senin (26/10/2020).
Dalam hasil panen tahap pertama ini akan difungsikan untuk pembelian bibit dan nutrisi. Sementara untuk penjualan hasil panennya pun masih berada di kalangan kader dan ibu PKK. Hasil panen pertama belum bisa melebar ke masyarakat umum lantaran jumlah panen yang terbilang masih sedikit.
“Hasil penjualan kemarin dapat uang Rp 1,2 juta. Untuk tahap berikutnya akan difokuskan ke sayuran. Karena untuk melon dan terong memakan waktu lama,” kata dia.

Supriyana menjelaskan, jika panenan bisa sekaligus semua maka hasil yang didapat mencapai Rp 3 jutaan. Tahap pertama hanya bisa panen separuh, lantaran tersendat tanaman terong dan melon yang memakan waktu 5 minggu lebih.
Kegiatan panen tahap pertama kemarin dilaksanakan bersama perangkat desa, Bhabinkamtibmas dan pendamping desa. Selain itu juga mengundang kader dan ibu PKK tiap padukuhan. Diharapkan kedepannya, sistem hidroponik ini bisa menambah PADes dan mencukupi gizi masyarakat Nglindur khususnya, dan masyarakat Kapanewon Girisubo pada umumnya.
“Mudah-mudahan bisa berjalan lancar, dan berkembang sesuai dengan apa yang menjadi tujuan utama dalam pemenuhan gizi warga,” imbuh dia.
Supriyana pun berjanji bersama perangkat desa untuk selalu berinovasi agar bisa memajukan kalurahan yang dia pimpin menuju kalurahan maju dan modern. Hal itu dikatakannya tentu memerlukan kejelian dalam memilih program dengan memanfaatkan potensi yang ada di kalurahannya.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
