bisnis
Potensi Kakao Melimpah, Kelompok Desa Prima Putat Kembangkan Olahan Dodol Cokelat
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Komoditas kakao sangat mudah ditemui di Kabupaten Gunungkidul. Misalnya saja di Kapanewon Patuk yang sejak dulu dikenal dengan penghasil kakao dengan berbagai macam kualitas. Masyarakat sekitar pun juga mulai membaca peluang dari kakao tersebut untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Kelompok Desa Prima Gumregah, Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk. Kelompok perempuan binaan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ini mulai membaca peluang dengan membuat olahan kakao yang digemari di pasaran. Kelompok ini, beberapa waktu terakhir berinovasi dengan membuat makanan yaitu dodol kakao.
Salah seorang anggota Kelompok Desa Prima Gumregah, Wasiyanti mengatakan, di daerahnya komoditas kakao sangat melimpah. Kelompok perempuan mulanya berpikir untuk dapat memanfaatkan kakao-kakao yang dipanen oleh petani. Kemudian ide untuk membuat dodol kakao tercetus manakala dinas meminta kelompok tersebut untuk membuat produk unggulan.
“Kita memiliki potensi kakao dari situ muncullah ide bagaimana mengolah jenis tanaman ini untuk menghasilkan rupiah, tapi harganya sesuai dengan kantong masyarakat dan diminati pasaran,” kata Wasiyanti, Minggu (25/10/2020).
Kelompok ini kemudian membeli kakao biji kakao yang telah kering dan difermentasi oleh para kelompok tani Sido Dadi, Putat dengan harga Rp 60.000 untuk kualitas yang unggul. Kemudian biji tersebut digiling halus agar menjadi tepung, barulah diolah oleh kelompok dengan mencampurkan beberapa komponen bahan lainnya.

“Jadi kita juga membantu kelompok tani yang ada di Kalurahan Putat dalam penjualan biji kakao. Saling menguntungkan dan membantu antar kelompok,” tambahnya.

Untuk pembuatan dodol sendiri membutuhkan waktu yang agak lama memang. 25 anggota Kelompok Desa Prima Gumregah biasanya ikut terlibat dalam proses pembuatan ini.
“Penjualannya sementara kalau ada pesanan saja misalnya suguhan hajatan atau acara-acara. Ini kan bisa jadi pilihan yang berbeda juga, kalau merambah ke pasaran online atau lainnya belum,” imbuhnya.
Pihaknya mengedepankan kualitas dodol yang enak dan bagus. Meski begitu, harganya cukup terjangkau per kilogramnya sekitar Rp 70.000, per pack ada yang Rp 15.000 dan bisa juga dijual per biji menyesuaikan dengan permintaan.
“Alhamdulillah informasinya juga mau dapat bantuan dari DP3AKBPMD berupa peralatan produksi. Tentu sangat membantu, mudah-mudahan dapat dengan cepat berkembangnya usaha bersama ini,” papar Wasiyanti.
Usaha bersama tersebut juga sebagai upaya kelompok untuk menggerakkan ibu-ibu rumah tangga agar mendapatkan penghasilan tambahan dan memiliki pengetahuan serta pengalaman. Sehingga dapat membantu perekonomian keluarga, pasalnya dalam kondisi seperti sekarang semua harus berupaya untuk bisa lebih maju kembali.
“Ini juga upaya untuk meningkatkan peran perempuan, tidak hanya sebagai ibu rumah tangga yang hanya di rumah. Tapi bisa dapat sampingan yang menghasilan dan membantu perekonomian keluarga,” pungkas dia.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized1 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
