Peristiwa
Heha Sky View Diserbu Pengunjung, Jalan Jogja-Wonosari Tersendat
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bagi yang melintas di Jalan Jogja Wonosari tepatnya di simpang empat GCD, Kapanewon Patuk perjalanannya agak sedikit terganggu. Pasalnya pada jalur utama tersebut sempat terjadi penumpukan kendaraan lantaran banyaknya kendaraan yang hendak menuju ke Heha Sky View. Untuk mengurai kemacetan yang terjadi, pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas sementara waktu.
Kapolsek Patuk, AKP Hendra Prastawa mengungkapkan, sejak sore kendaraan yang masuk ke Gunungkidul dari arah Jogja mrmang cukup banyak. Mayoritas kendaraan pribadi itu hendak menuju ke Heha Sky View. Akibatnya terjadi tumpukan kendaraan pada titik itu sampai beberapa meter.
Pihak kepolisian kemudian mengambil tindakan guna mengurai kemaceran. Rekayasa lalu lintas pun diterapkan, untuk kendaraan yang hendak menuju Heha tetap diminta jalan terus dan putar balik di simpang kali pentung. Sehingga memang di jalur utama ini ada tumpukan kendaraan dari dua arah.
“Sudah dilakukan penguraian. Untuk titik tertahannya kendaraan tadi memang sempat terjadi di simpang empat arah Heha itu,” paparnya AKP Hendra Prastawa.
Mayoritas kendaraan hendak masuk ke Heha dan diantaranya ada yang ke tempat-tempat di sekitar obyek tersebut. Petugas dari Polsek Patuk ditrrjunkan, dibantu dari personle Lalu Lintas Polres Gunungkidul dipimpin Kanit Laka Lantas.
Disinggung mengenai kemungkinan kondisi ini terjadi pada hsri Sabtu dan Minggu. Menungkinan kondisi seperti sekarang dapat kembali terjadi, mengingat hari libur banyak hang ingin bepergian. Rekayasa lalu lintas yanv dilakukan nantinya menyesuaikan situasi dan kondisi.
“Ya tergantung situasinya kalo lancar tetap diarahkan ke Heha langsung. Tapi kalo ada kemacetan nanti akan di lakukan rekayasa,” jelas dia.
Kemacetan sendiri nampaknya masih dirasakan hingga Jumat petang ini. Salah seorang pengendara asal Kapanewon Playen, Yuwono mengaku merasakan dampak penumpukan kendaraan itu. Ia harus berkendara sangat pelan lantaran jalan padat kendaraan.
“Tadi saya buka IG @ceritagunungkidul, ada info macet, saya kira sudah berangsur pulih, tapi masih cukup terasa,” ucap pria yang hendak menuju ke Jogja tersebut.
-
Uncategorized4 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial5 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
