Sosial
Hujan Tiba, Jalur Giring-Singkil Tertutup Lumpur
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ruas jalan Giring-Singkil, Desa Giring, Kecamatan Paliyan saat musim penghujan menjadi jalan yang membahayakan pengguna jalan. Pasalnya, pasca panen pohon jati yang telah dilakukan hutan produksi tersebut berdampak pada tertutupnya ruas jalan kabupaten tersebut oleh tanah dari kawasan hutan. Alhasil terutama ketika hujan tiba, ruas jalan ini menjadi licin sehingga sangat berbahaya bagi masyarakat.
Pantauan di lokasi, ada sekitar 500 meter ruas jalan yang tertimbun tanah. Meski tidak secara keseluruhan, namun di beberapa titik, jalan menjadi cukup licin. Tak jarang pula, pengendara sepeda motor terjatuh lantaran terpeleset. Jika tak hati-hati, memang tanah yang berubah menjadi lumpur ketika hujan tiba ini memang sangat merepotkan pengguna jalan.
Warga dan perangkat desa setempat juga telah beberapa kali melakukan kerjabakti untuk menghilangkan tanah dan memasang rambu-rambu dari alat seadanya. Namun begitu, ketika hujan lebat mengguyur, jalan kembali tertutup lumpur dari lingkungan hutan produksi yang notabene merupakan kawasan milik Dinas Kehutanan Provinsi DIY itu.
“Sudah lebih dari sebulan ini, dari desa dan masyarakat sebenarnya sudah bekerja bakti membersihkan tanah yang menutup jalan,” kata ulu-ulu Kalurahan Giring, Slamet Musiyanto, Senin (09/03/2020).
Ia mengatakan, jalan yang licin ini hanya terjadi saat musim hujan saja. Sebab curah hujan saat ini juga cukup tinggi sehingga tanah di sekitar jalan langsung melewati badan jalan karena tidak adanya drainase.
“Ini karena faktor cuaca memang harus diakui ada dampak karena pemanenan hutan produksi kemarin. Kita sudah laporkan kejadian ini ke DPUPRKP dan beberapa waktu lalu sudah datang ke lokasi,” terang dia.
“Dari PU sudah survei berkaitan dengan saluran depan warung di Gunungbagus ke selatan akan dikerjakan menggunakan dana dari PIS, kemudian pintu masuk Gunungbagus ke utara sekitar 200 meter ke utara masuk PIWK. Dan dari pihak kehutanan sudah welcome kaitan dengan pohon-pohon yang terdampak nantinya,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP, Setyo Koordijanto memaparkan, saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan untuk upaya pengerjaan drainase. Selain itu, komunikasi dengan Dinas Kehutanan juga terus dilakukan lantaran status tanah merupakan milik kehutanan.
“Segera akan dikerjakan, sedang dalam pemilihan konstruksi yang tepat. Soalnya lahannya milik kehutanan. Selain itu juga dalam perencanaannya sedang dipilih konstruksi yang tidak perlu atau meminimalkan membebaskan lahan, kalaupun perlu tambahan lahan, hanya sedikit saja,” terang Setyo.
Ia menambahkan, pengerjaan drainase dipastikan akan dilakukan pada tahun ini. Sebab dari pihak kehutanan sendiri telah memberikan izin untuk pengerjaannya.
“Sudah kami komunikasikan ke pihak kehutanan, kalau hanya sedikit sepanjang fungsinya untuk keamanan jalan, pihak kehutanan secara lisan sudah memperbolehkan,” pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pariwisata2 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
