Uncategorized
Ini 9 Rekor MURI yang Pernah Diukir Gunungkidul
Patuk, (pidjar.com)- Kabupaten Gunungkidul tak hanya dikenal dengan deretan pantai dan kawasan karstnya. Selama hampir dua dekade terakhir, daerah ini juga menorehkan sederet prestasi melalui Museum Rekor Indonesia (MURI).
Sejak 2007 hingga 2026, tercatat sudah sembilan rekor MURI berhasil diukir, mulai dari olahan makanan berbahan ketela hingga Senam Kreasi Penthul Tembem yang baru saja memecahkan rekor peserta perempuan terbanyak.
Senior Representative MURI Ari Andriani mengatakan rekor terbaru tersebut semakin melengkapi perjalanan panjang Gunungkidul dalam menghadirkan inovasi berbasis budaya, tradisi, dan potensi lokal.
“Gunungkidul telah memecahkan sembilan rekor dan yang pertama kali pada tahun 2007,” kata Ari beberapa waktu lalu.
Rekor pertama yang dicatatkan MURI berasal dari penyajian 55 jenis makanan dan minuman berbahan dasar ketela pohon. Menurut Ari, rekor tersebut diprakarsai oleh sebuah komunitas masyarakat sebagai upaya mengangkat potensi pangan lokal.
Masih pada tahun yang sama, Gunungkidul kembali mencetak rekor melalui pembuatan tampah terbesar berdiameter delapan meter. Tampah raksasa itu dibuat menggunakan 227 batang bambu dan diselesaikan dalam waktu 20 hari.
Tak hanya berkaitan dengan budaya, Gunungkidul juga pernah mencatatkan rekor pembangunan bak penampungan air hujan terbanyak. Sebanyak 1.062 unit bak dibangun secara gotong royong untuk membantu masyarakat di wilayah yang kerap dilanda kekeringan.
“Kalau tidak salah ada 55 macam makanan. Kemudian ada pembangunan penampungan air hujan terbanyak dengan cara gotong royong,” ujarnya.
Selain tiga rekor tersebut, MURI juga mencatat enam prestasi lain yang berasal dari kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Gunungkidul. Keenamnya yakni penyajian bakmi Jawa terbanyak, pagelaran campursari terlama, membatik lintas generasi, peragaan busana di kawasan hutan, sajian nasi kenduri dalam sarang, hingga Senam Kreasi Penthul Tembem.
Rekor terbaru itu berhasil dipecahkan pada Jumat (10/7) melalui pelaksanaan Senam Kreasi Penthul Tembem yang diikuti 1.588 peserta perempuan di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran. Capaian tersebut sekaligus menjadi kategori baru di MURI karena sebelumnya belum pernah ada pencatatan rekor serupa.
Ari mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sebenarnya telah berkonsultasi dengan MURI sejak awal Mei 2026 terkait rencana pencatatan rekor tersebut. Saat itu, MURI menetapkan syarat minimal 1.000 peserta perempuan.
Namun, Pemkab Gunungkidul optimistis mampu melampaui target tersebut dengan dukungan anggota Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi), hingga akhirnya berhasil menghadirkan 1.588 peserta.
Menurut Ari, meski pencatatan rekor tidak dilakukan setiap tahun, Gunungkidul menjadi salah satu daerah yang konsisten menghadirkan karya dan inovasi berbasis budaya lokal sehingga layak mendapat pengakuan di tingkat nasional.
“Ada sembilan rekor, jeda waktunya memang cukup lama, tetapi tentu itu menjadi kebijakan masing-masing pemerintah daerah,” pungkasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
