Connect with us

Uncategorized

Delapan Pekerja di Gunungkidul Terkena PHK, Apa Faktornya ?

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagker) Gunungkidul mencatat terdapat 8 kasus Pemutusan Hubungan Kerja yang dialami oleh pekerja. Faktor yang mempengaruhi pun beragam, namun demikian dinas memastikan tidak ada perselisihan yang terjadi.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Disdagnaker Gunungkidul, Emy Nur Aini, mengungkapkan PHK yang terjadi dipengaruhi oleh beragam faktor. Selain adanya pelanggaran terhadap peraturan perusahaan, terdapat pula PHK akibat kebijakan efisiensi, penggabungan perusahaan (merger), hingga pekerja yang memasuki masa pensiun.

“Faktor PHK bermacam-macam, mulai dari pelanggaran peraturan perusahaan, efisiensi, penggabungan perusahaan, hingga pensiun yang juga termasuk kategori pemutusan hubungan kerja,” jelas Emy.

Ia menambahkan, dari total delapan kasus PHK yang tercatat, dua di antaranya dilakukan perusahaan karena alasan efisiensi usaha. Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari penyesuaian operasional perusahaan terhadap kondisi bisnis yang dihadapi.

Berita Lainnya  Jogja City Mall, 550 Porsi Nasi Goreng Dibagikan Gratis

Meski demikian, Disdagnaker menilai situasi hubungan industrial di Gunungkidul masih kondusif. Seluruh proses PHK berlangsung tanpa menimbulkan perselisihan antara pekerja dan perusahaan.

Menurut Emy, setiap perusahaan telah memiliki mekanisme penyelesaian hubungan industrial secara bipartit antara manajemen dan pekerja. Apabila diperlukan, pemerintah daerah juga memfasilitasi penyelesaian melalui forum tripartit yang melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

“Di perusahaan sudah ada mekanisme bipartit, sedangkan di tingkat kabupaten tersedia forum tripartit. Sampai saat ini tidak ada perselisihan terkait PHK yang masuk kepada kami,” ujarnya.

Disdagker terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi ketenagakerjaan di daerah. Pemerintah daerah berharap perusahaan tetap mengedepankan dialog dengan pekerja sebelum mengambil keputusan strategis yang berdampak pada pengurangan tenaga kerja, sehingga stabilitas hubungan industrial di Gunungkidul tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian.

Berita Lainnya  Sejumlah Siswa SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul Lolos SNBP 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler