Peristiwa
Jalan Sempoyongan, Nenek 80 Tahun Ditemukan Dalam Kondisi Babak Belur
Purwosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang nenek yang sudah renta ditemukan dalam keadaan memprihatinkan di area obyek wisata paralahyang di Padukuhan Gabug, Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari pada Jumat (10/08/2018) petang kemarin. Tubuh nenek yang kemudian diketahui bernama Tumilah tersebut bersimbah darah dengan sejumlah luka di bagian tubuhnya. Beruntung ia segera mendapatkan pertolongan dari warga serta anggota Polsek Purwosari.
Kapolsek Purwosari AKP Budi Kustanto melalui anggota Humas Polsek Purwosari, Brigadir Crismawan menuturkan, nenek tersebut ditemukan sekitar pukul 18.45 WIB. Di kegelapan malam, seorang warga yang kebetulan berada di sekitar obyek wisata paralahyang melihat seseorang yang berjalan sempoyongan. Melihat ada yang tidak beres, warga itu kemudian menghampiri sang nenek.
“Nenek tersebut mengalami luka pada bagian kepala serta tangan. Karena tak tega dengan nenek tersebut, salah seorang warga lalu membawanya ke warung dan kemudian memanggil anggota polisi,” beber Crismawan, Sabtu (11/08/2018) siang.
Dituturkan Crismawan, anggota yang mendatangi warung tempat nenek itu dirawat sempat mengalami kesulitan dalam meminta keterangan. Hal ini lantaran nenek itu dalam kondisi pikun. Sementara diantara warga, tak ada satupun yang mengenali.
“Melihat kondisinya memang cukup memprihatinkan, kami langsung memanggil petugas kesehatan dari Puskesmas untuk memberikan penanganan medis sementara,” imbuh Crismawan.

Tak mempunyai banyak petunjuk, anggota lalu berinisiatif untuk membawa yang bersangkutan ke kantor Dinas Sosial assesement Yogyakarta agar bisa mendapatkan penanganan yang layak. Polisi bersama warga lalu berusaha melakukan penelusuran dengan memanfaatkan media sosial. Informasi serta foto nenek malang itu lantas disebar di sejumlah grup media sosial.
“Pada Sabtu dinihari tadi, kami berhasil mendapatkan kontak keluarga korban dan kemudian kami hubungi,” lanjutnya.
Tak berselang lama, anak korban yang bernama Margiyem (51) warga Sabdodadi, Kecamatan Bantul datang untuk menjemput. Dari anaknya tersebut, polisi mendapatkan identitas dari nenek yang kemudian diketahui bernama Tumilah (80). Oleh keluarga, korban lantas dibawa pulang ke rumahnya.
Hingga saat ini, polisi masih belum mengetahui pasti penyeban dari luka-luka yang dialami korban. Meski demikian, diduga luka tersebut diduga akibat terjatuh.
“Korban sulit untuk diajak berkomunikasi. Tapi sekarang sudah dijemput keluarga,” beber dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
