Peristiwa
Hendak Bertamu, Tetangga Justru Temukan Sri Purwanto Gantung Diri
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sri Purwanto (65) warga Dusun Jentir, Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen ditemukan tak bernyawa pada Jumat (10/01/2020) malam tadi. Saat ditemukan, Purwanto dalam keadaan tergantung di seutas tali. Kejadian gantung diri ini terus menambah rentetan kasus gantung diri yang telah beberapa kali terjadi di awal tahun 2020 ini.
Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian gantung diri ini pertama kali diketahui sekitar pukul 21.00 WIB. Bermula ketika Sutrisna (50) yang merupakan tetangga korban hendak berkunjung ke rumah Sri Purwanto. Namun beberapa kali saksi berusaha untuk memanggil serta mengetuk pintu rumah Sri Purwanto, tak kunjung ada jawaban maupun respon dari dalam rumah.
Curiga tak biasanya tak ada respon dari Purwanto, Sutrisna kemudian memberanikan diri dengan membuka pintu yang ternyata dalam kondisi tidak terkunci. Ia kemudian masuk kedalam ruamh dan berusaha mencari orang yang ia maksud. Kaget bukan main, beberapa langkah dari pintu itu, ia justru mendapati Sri Purwanto sudah dalam kondisi tergantung di tangga rumahnya dengan seutas tali.
Mendapati kondisi ini, Sutrisna kemudian meminta bantuan warga untuk melakukan pengecekan dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Ngawen. Susana rumah yang semula sepi, berubah menjadi ramai lantaran dalam waktu sekejap, banyak warga yang berdatangan untuk menyaksikan proses evakuasi berlangsung.
Kapolsek Ngawen, AKP Kasiwon membenarkan adanya salah satu warga di wilayah hukumnya yang diketahui meninggal dunia lantaran gantung diri. Anggota piket yang mendapatkan laporan tersebut lantas melakukan evakuasi terhadap korban. Pemeriksaan bersama dengan medis pun dilakukan.

“Pakai seutas tali tambang untuk melancarkan aksinya. Tadi petugas datang olah TKP dan langsung evakuasi,” ujar AKP Kasiwon.
Diduga, korban nekat melakukan tindakan nekat itu karena sakit yang tidak kunjung sembuh. Keterangan dari sejumlah pihak, korban mengalami sakit prostat dan beberapa waktu silam menjalani operasi. Dari pihak keluarga pun juga mengatakan jika korban memiliki riwayat penyakit yang sampai sekarang belum juga sembuh.
“Dalam pemeriksaan tidak ditemukan adanya kekerasan pada tubuh korban,” pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
