bisnis
Jalin Kerjasama dengan YGSI, LIPI Siap Ikut Kembangkan Desa Percontohan di Gunungkidul
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (BPTBA LIPI) menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama dengan Yayasan Globalisasi Saemaul Indonesia (YGSI) dalam pengembangan dan budidaya jamur di Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen. Dalam budidaya meningkatkan kapasitas petani ini, LIPI memiliki peranan yang cukup penting.
Peneliti BPTBA LIPI, Andi Febrisiantosa mengatakan, dalam kerjasama yang dijalin ini LIPI memiliki peran dalam proses diseminasi teknologi dan riset pemanfaatan sumber bahan baku lokal. Sehingga produk yang dihasilkan lebih berkualitas dan dalam prosesnya dilakukan secara modern.
“Berkaitan dengan peralatan tepat guna, fasilitas produksi dan peralatan sudah dibangun oleh pihak YGSI. Kami yang melakukan riset,” kata Andi.
Menurutnya, budidaya jamur ini telah dilakukan sejak beberapa tahun silam. LIPI hadir untuk membantu pihak YGSI dan para petani dalam pengembangannya.
Kepala BPTBA LIPI, Satriyo menjelaskan lemvaga ini terbuka untuk program pengembangan percontohan yang dikembangkan masyarakat dan YGSI. Atas kerjasama yang dilakikan ini, LIPI berkomitmen mengeluarkan tenaga ahli untuk mengembangkan desa percontohan.
“Tentu kami siap menyediakan tenaga ahli untuk pemberdayaan masyarakat,” kata Satriyo.
Menurutnya kolaborasi dan inovasi sangat dibutuhkan untuk mendukung pengembangan desa-desa percontohan di Indonesia.
Direktur YGSI Tuan Seunghoon Hong berharap tenaga-tenaga ahli di LIPI dapat membantu mengembangkan desa percontohan yang baru sesuai dengan tujuan YGSI, yaitu kemandirian ekonomi melalui pengembangan di bidang pertanian, perkebunan dan hortikultura.
Pihaknya selama ini telah melakukan penjajakan di Kabupaten Gunungkidul. Beberapa desa telah didapuk menjadi desa percontohan untuk memaksimalkan potensi pertanian yang ada.
“Kami memiliki komitmen untuk turut membantu dalam pembangunan desa yang berkelanjutan, seimbang dan lestari berbasis kemampuan dan sumber daya yang desa miliki, dengan semangat ketekunan, kerja keras, kemandirian dan gotong royong, bagi tercapainya tingkat kehidupan yang lebih baik,” ucap Direktur YGSI.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
