Pemerintahan
Dinsos Gunungkidul Mulai Salurkan Sembako Bagi Warga yang Jalani Isolasi Mandiri
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Banyaknya kasus terkonfirmasi positif covid-19 di kabupaten Gunungkidul, khususnya bagi yang isolasi mandiri akan segera disikapi oleh Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul. Hal ini berkaitan dengan penyaluran bantuan logistik senilai Rp 200.000 untuk meringankan beban pemenuhan kebutuhan pangan keluarga yang isolasi mandiri.
Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogo mengatakan, tahun 2021 ini pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan logistik sebanyak 1.000 paket sembako. Adapun tiap paket berisi bahan pokok senilai Rp 200.000, yang disalurkan kepada keluarga isolasi mandiri.
“Sudah 300 paket tersalurkan. Kami masih memiliki sisa 700 paket,” ucap Hendro, Jumat (23/04/2021).
Berkaitan dengan lonjakan kasus covid-19 beberapa hari terakhir ia mengatakan bahwa sudah banyak yang mengajukan bantuan logistik. Untuk itu, Dinas Sosial berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan. Bagi kalurahan yang mengajukan bantuan nantinya akan segera diproses oleh Dinas Sosial.
“Pada prinsipnya kami menunggu permohonan dari kalurahan beserta datanya. Kemudian akan kami proses,” imbuh dia.

Paket sembako ini dari dinas sosial melakukan seleksi. Satu Kepala Keluarga (KK) hanya berhak 1 paket sembako saja, kecuali anggota KK yang lebih dari 5 jiwa mendapatkan 2 paket. Untuk PNS dan pamong kalurahan yang menjalani isolasi mandiri tidak mendapatkan bantuan tersebut.
“Kita menindak lanjuti berdasarkan pengajuan. Selama ini menyeluruh di Kabupaten Gunungkidul, nantiny jika paket yang disediakan habis Dinsos akan mengajukan ulang ke pemkab Gunungkidul,” tambah Hendro.
Terpisah, Carik Giriharjo Muharyanto mengatakan, dari bulan lalu hingga sekarang penularan covid masih ditemukan di wilayahnya. Berkaitan dengan tracing yang dilakukan, saat ini petugas baru menyelrsaikan 3 RT. Hasilnya 2 RT masuk dalam zona merah. Saat ini masih dilakukan tracing di wilayahnya untuk mengetahui seberapa luas penyebaran covid.
“Ya masih ada warga kami yang isolasi mandiri. Untuk logistik Alhamdulillah aman, ada bantuan dari pemerintah kalurahan, Dinas Sosial, dan pihak lain seperti Bank Giriartha, dan lain,” ucap dia.
Mayoritas warganya melakukan isolasi mandiri, karena tidak adanya sebuah tempat khusus untuk melakukan isolasi mandiri. Meski begitu, puskesmas dan pemerintah desa tetap melakukan pemantauan.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized1 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
