Uncategorized
Kapolres Gunungkidul Tekankan Rasa Aman dan Kepastian Hukum Melalui Program Ngopeni
Wonosari, (pidjar.com)- Kapolres Gunungkidul AKBP Rosana Albertina Labobar menekankan pentingnya rasa aman dan kepastian hukum bagi masyarakat melalui program unggulan Polres Gunungkidul NGOPENI. Program ini menjadi komitmen kepolisian untuk memberikan perlindungan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga.
NGOPENI merupakan akronim dari Ngerti, Ngayomi, dan Ngabdi. Filosofi tersebut menjadi landasan Polres Gunungkidul dalam memahami aspirasi masyarakat, memberikan pengayoman, serta menjalankan tugas dengan ketulusan dalam pelayanan publik.
AKBP Rosana mengatakan, keberhasilan kepolisian saat ini tidak cukup hanya dilihat dari jumlah perkara yang berhasil ditangani dan diselesaikan. Menurutnya, upaya mencegah terjadinya persoalan serta membangun kepercayaan masyarakat juga menjadi indikator penting.
“Indikator keberhasilan polisi saat ini bukan lagi hanya diukur dari banyaknya perkara yang ditangani dan diselesaikan, melainkan berapa banyak persoalan yang dapat dicegah, berapa banyak masyarakat yang merasa terbantu, dan seberapa besar kepercayaan masyarakat yang berhasil dibangun,” tegas Rosana, Rabu (14/10/2026).
Melalui prinsip Ngerti, Polres Gunungkidul berupaya memahami aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Sementara itu, prinsip Ngayomi menekankan pentingnya menghadirkan rasa aman serta kepastian hukum bagi warga.
Adapun prinsip Ngabdi menjadi landasan bagi personel kepolisian untuk menjalankan tugas dengan ketulusan dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
Rosana, yang resmi menjabat sebagai Kapolres Gunungkidul sejak 3 Oktober 2026, menyebut program tersebut merupakan penjabaran kebijakan Kapolri dan Kapolda DIY mengenai konsep Polisi Bersama Masyarakat.
Selain pelayanan dan perlindungan, Polres Gunungkidul juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada publik. Rosana menyatakan pihaknya siap membangun komunikasi dengan media, termasuk merespons konfirmasi wartawan melalui Sie Humas.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyebarluaskan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menyampaikan informasi kepada publik secara akurat dan berimbang.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
