Sosial
Kasus Kematian Ibu Saat Melahirkan Masih Ditemukan di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus kematian ibu melahirkan di Gunungkidul masih terus ditemukan setiap tahunnya. Pada tahun 2018 lalu saja, tercatat 8 kasus ibu meninggal saat dalam proses persalinan. Kematian ibu dalam proses persalinan sendiri dipengaruhi oleh berbagai faktor permasalahan, diantaranya adalah kesehatan ibu saat mengandung. Mengantisipasi hal ini, Dinas Kesehatan Gunungkidul berusaha semaksimal mungkin untuk memberdayakan semua elemen masyarakat dan petugas kesehatan dalam memberikan pemahaman dan pendampingan.
Sekretaris Dinas Kesehatan, Priyanta Mada Satmaka mengungkapkan, pada tahun 2018 lalu tercatat terdapat 8 kasus ibu meninggal saat melahirkan. Jumlah tersebut menurutnya menurun dibandingkan kasus yang sama di tahun sebelumnya. Namun demikian memang kasus semacam ini jumlahnya selalu fluktuatif. Dari 8 kasus tersebut, 4 diantaranya dikarenakan pendarahan sedangkan sisanya akibat penyakit penyerta seperti penyakit jantung, kanker payudara, hipertiroid, dan lainnya.
“Sebagian besar dikarenakan penyakit yang sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan kehamilan tapi resikonya cukup tinggi,” terang Priyanta Madya Satmaka, Selasa (12/03/2019).
Di sisi lain, pendarahan yang terjadi saat persalinan juga dapat mempengaruhi seseorang meninggal saat melahirkan. Penanganan yang tepat harus diterapkan untuk menangani kasus semacam ini. Belum lagi jika seorang ibu hamil di atas usia 35 tahun tentu resiko ibu meninggal atau anak meninggal juga jauh lebih tinggi. Program dari pemerintah terkait keluarga berencana juga dianggap sangat membantu, membatasi seseorang hamil di atas usia 35 tahun.
Meski angka kematian ibu melahirkan di Gunungkidul setiap tahunnya masih ditemukan dan tergolong tinggi, namun jika dibandingkan dengan daerah dan indeks nasional, kejadian di Gunungkidul ini masih jauh lebih sedikit. Secara nasional setiap tahunnya hampir 9000 ibu meninggal saat melahirkan karena berbagai faktor kesehatan yang dialami.

Adapun data perbandingan yang tercatat di Dinas Kesehatan yakni untuk pada tahun 2016 sebanyak 5 kasus kematian ibu melahirkan, kemudian di tahun 2017 justru ada peningkatan signifikan hingga mencapai 12 ibu meninggal, dan tahun 2018 menurun di angka 8 kasus.
Dipaparkan Priyanta, salah satu cara menekan angka kematian ibu melahirkan adalah dengan proses pendekatan. Cara ini dianggap sementara menjadi langkah antisipasi yang tepat. Pendekatan dan pendampingan terhadap layanan kesehatan terus digalakkan oleh pemerintah sehingga kesadaran untuk lebih menjaga kesehatan, memperhatikan pola hidup serta memperhatikan aktifitas yang dilakukan bisa menjadi kebiasaan dalam kehidupan masyarakat. Dengan adanya kesadaran ini, diyakini nantinya resiko ibu meninggal saat melahirkan dapat ditekan secara signifikan. Petugas kesehatan pun juga dilakukan penguatan agar semua dapat terkondisi dan terlayani.
“Semua harus sadar pemeriksaan ibu hamil secara rutin untuk pengecekan kondisi juga diperlukan. Persalinan yang tepat dibantu dengan medis yang mumpuni juga wajib dilakukan,” imbuh dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
