Sosial
Vaksinasi Ala TNI AU, Peserta Bahkan Tak Perlu Sampai Turun Dari Kendaraan
Playen, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Upaya percepatan vaksinasi terus digencarkan oleh beberapa instansi agar segera tercapainya herd immunity di masyarakat yang nantinya tentu akan berpengaruh pada aktivitas tiap-tiap kelompok masyarakat. Salah satu kegiatan vaksinasi yang menarik dilaksanakan oleh TNI Angkatan Udara Lanud Adisucipto pada Jumat (10/09/2021) di Lapangan Terbang (Lapter) Gading, Kapanewon Playen. Dalam pelaksanaannya, vaksinasi dilakukan menggunakan metode Drive Thru. Para peserta bahkan tak perlu turun dari kendaraannya dalam melakukan vaksinasi. Metode tersebut selain dapat meningkatkan partisipasi masyarakat juga dapat mempercepat proses vaksinasi karena minimnya tumpukan antrian dan cepatnya proses vaksinasi.
Kepala Dinas Operasi Lanud Adisucipto Yogyakarta, Kolonel Penerbang Sukarno, menyampaikan, serbuan vaksinasi tersebut terlaksana atas kerjasama antara TNI AU dan Yayasan Yakkum. Dilaksanakan pada Jumat (10/09/2021) mulai pukul 08.00 WIB, ditargetkan ada 1.250 dosis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kegiatan ini untuk memfasilitasi kaum difabel beserta pendampingnya, sementara kita agenda untuk hari ini di Lapter Gading target yang dapat terfasilitasi sebanyak 1.250 orang,” jelas Sukarno.
Pihaknya memilih metode Drive Thru dalam vaksinasi lantaran dinilai akan lebih cepat dilakukan dan tidak menimbulkan kerumunan. Sedangkan untuk menjaring para masyarakat yang mengalami kesulitan menuju lokasi vaksinasi, TNI AU telah bekerjasama dengan para relawan untuk menjemput dan mengantar pulang para peserta vaksinasi. Hal ini akan membuat semakin banyak masyarakat yang terjaring vaksinasi. Karena kesulitan menuju lokasi vaksinasi kerap menjadi kendala lantaran luasnya wilayah Gunungkidul.
“Untuk yang mengalami kesulitan dalam hal transportasi, kami sudah koordinasikan untuk menjemput dan mengantar kembali peserta vaksin. Sementara ini kami fokuskan untuk warga yang berdomisili di Gunungkidul,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu peserta vaksinasi, Siti Aminah, warga Padukuhan Gading 10, Kalurahan Gading, mengaku senang dengan adanya vaksinasi yang dilakukan secara drive thru. Menurutnya, dengan metode ini, prosesnya yang cukup singkat. Ia vaksin atas kemauan dirinya sendiri dan saat melakukan vaksinasi masih duduk di sepeda motornya.
“Ini baru vaksin dosis pertama, kesannya senang ngga ngantri. Ga capek juga jalannya, pakai motor soalnya,” ucapnya.
Peserta vaksin lainnya, Febri, warga asal Kapanewon Semanu mengikuti vaksinasi beserta kedua orangtuanya. Ia mengetahui diadakannya vaksinasi drivethru melalui youtube. Tak berbeda dengan Siti Aminah, ia cukup senang vaksinasi drive thru lantaran prosesnya yang singkat.
“Rasanya ya lebih enak, lebih cepet prosesnya,” pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
