Peristiwa
Kebakaran di Siang Bolong, Rumah Beserta Surat Berharga dan Perhiasan Luluh Lantak Diamuk Api
Rongkop,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah rumah di Padukuhan Cabe RT 04 RW 16, Desa Botodayaan, Kecamatan Rongkop luluh lantak dilalap api pada Selasa (06/03/2018) siang tadi. Kebakaran diduga terjadi akibat korsleting arus listrik. Beruntung meski rumah milik Nawitorejo tersebut mengalami kerusakan ang cukup parah, namun tak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa diketahui pertama kali oleh tetangga korban yang melihat kepulan asap yang berasal dari atap rumah korban. Namun awalna, asap tersebut disangka hanya asap dari kepulan aktifitas memasak.
Tetangga korban baru menyadari telah terjadi kebakaran setelah melihat asap semakin pekat dan kemudian mulai muncul kobaran api. Sejumlah warga yang melihat pun lantas berteriak meminta pertolongan.
Warga ang kemudian bertangan lantas bergotong royong memadamkan api meski dengan peralatan seadanya. Sejumlah warga kemudian masuk ke rumah dengan jalan mendobrak pintu dan melakukan pemadaman dari dalam rumah.
Kapolsek Rongkop, AKP Yulianto menjelaskan, berkat upaya pemadaman dari warga dan petugas, api bisa dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB. Api sendiri sempat membesar dan mengakibatkan bagian dapur serta dua kamar tidur milik korban hangus dilalap api dan mengalami kerusakan cukup parah.
"Sejumlah surat berharga termasuk ijazah SD dan SMP, uang tunai dan peralatan elektronik ikut terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 35 juta," kata Yulianto.
Ditambahkan Yulianto, penyebab kebakaran sendiri masih belum diketahui secara pasti. Namun dari hasil olah TKP, musibah tersebut diduga lantaran adanya hubungan arus pendek listrik. Api yang terpantik dari korsleting listrik tersebut kemudian membesar setelah menyambar bagian rumah yang terbuat dari kayu.
"Kondisi rumah saat itu kosong karena Nawitorejo sedang bekerja ke ladang dan istrinya mengantar anak sekolah sehingga kemudian terlambat diketahui," pungkas dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
