Pemerintahan
Kebutuhan Gas Melon Tinggi, Gunungkidul Usulkan Tambahan 890 Ribu Tabung
Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengusulkan penambahan kuota LPG 3 kilogram (kg) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2026. Tambahan kuota yang diajukan mencapai 2.671 metrik ton (MT) atau setara dengan sekitar 890.333 tabung LPG 3 kg.
Penelaah Teknis Kebijakan Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Gunungkidul, Yuli Alfiah, mengatakan pengajuan tambahan kuota tersebut dilakukan setelah adanya prognosa penyaluran LPG 3 kg yang diperkirakan akan melebihi kuota yang telah ditetapkan.
Menurutnya, Pemkab Gunungkidul juga mempertimbangkan hasil koordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja terkait pengawasan serta realisasi penyaluran LPG 3 kg di wilayah Gunungkidul.
“Pemkab Gunungkidul melalui Bagian Perekonomian mengajukan tambahan kuota LPG 3 kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai dengan akhir tahun 2026. Yang diusulkan sebesar 2.671 MT atau sekitar 890.333 tabung,” jelas Yuli, Senin (5/10/2026).
Adapun kuota LPG 3 kg Gunungkidul yang tersedia sebanyak 17.844 MT atau setara dengan sekitar 5.948.000 tabung. Hingga Agustus 2026, realisasi penyalurannya telah mencapai 74,55 persen dari kuota tersebut.
Yuli mengatakan, tingginya realisasi tersebut menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan LPG 3 kg, baik untuk sektor rumah tangga maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kalau melihat jumlah konsumsi atau realisasi LPG 3 kg, ada peningkatan kebutuhan dari sektor rumah tangga maupun pelaku UMKM dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Pengajuan tambahan kuota tersebut juga menjadi langkah antisipasi menghadapi peningkatan kebutuhan LPG menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Pemerintah daerah berharap ketersediaan LPG 3 kg tetap mencukupi sehingga tidak terjadi kekurangan pasokan di masyarakat.
Mekanisme pengajuan dilakukan secara berjenjang. Saat ini, Pemkab Gunungkidul telah menerima tembusan surat usulan dari Pemda DIY. Namun, untuk kepastian persetujuan tambahan kuota tersebut masih menunggu surat balasan.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Ris Heryani, mengatakan dari Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Gunungkidul terus berupaya melakukan pemantauan konsumsi atau realisasi gas melon.
Pada tahun ini, untuk mencukupi kebutuhan gas melon maka pemerintah melakukan pengusulan tambahan kuota. Mekanismenya yakni Pemkab Gunungkidul menyampaikan usulan kepada Pemerintah Daerah DIY, kemudian Pemda DIY mengajukan tambahan kuota secara bersama-sama dengan kabupaten/kota lainnya ke Hiswana Migas.
“Ada usulan tambahan, untuk pengusulan melalu bagian perekonomian Setda Gunungkidul,” tandasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, terhitung dari Januari sampai dengan Agustus lalu angka konsumsi gas melon terus tinggi. Pihaknya masih melakukan pengumpulan data realisasi konsumsi LPG 3 kg untuk September 2026.
“Awal Oktober ini kami masih mengumpulkan data realisasi atau konsumsi LPG 3 kg pada September kemarin,” kata Ris.
Berdasarkan data realisasi sebelumnya, penyaluran LPG 3 kg di Gunungkidul cukup tinggi setiap bulannya. Pada Januari tercatat sebanyak 568.420 tabung, Februari 510.870 tabung, Maret 563.400 tabung, April 542.440 tabung, Mei 544.600 tabung, Juni 555.000 tabung, Juli 585.760 tabung, dan Agustus sebanyak 564.220 tabung.
“Untuk yang konsumsi September kami masih melakukan pengumpulan data,” jelasnya.
Dengan adanya usulan tambahan tersebut, pemerintah daerah berharap kebutuhan LPG 3 kg masyarakat Gunungkidul hingga penghujung tahun dapat tercukupi, terlebih terdapat potensi peningkatan konsumsi saat momentum Natal dan Tahun Baru.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
