Peristiwa
Lalai Bakar Sampah di Kandang, Kambing Milik Somorejo Nyaris Terpanggang
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah warga Padukuhan Sambirejo, Desa Semanu, Kecamatan Semanu sempat berjibaku dengan api yang membakar kandang kambing milik Somorejo (70), Rabu (24/12/2019) pagi tadi. Kebakaran kandang tersebut dipicu dari api pembakaran sampah yang merembet ke tumpukan kayu maupun bangunan kandang.
Petugas pemadam kebakaran Wonosari, Widodo mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Sebelumnya, pemilik rumh membakar sampah di dekat kandang ternak. Tak ada hitungan panjang, pasalnya memang tempat itu sering dipakai untuk membakar sampah. Belum juga api padam, pemilik kemudian meninggalkan tempat itu untuk beraktifitas lainnya.
Tanpa disadari, api dari pembakaran tersebut justru merembet ke tumpukan kayu yang ada di dekatnya. Kemudian api yang berkobar juga melalap atap bangunan kandang. Sejumlah warga yang melihat kejadian tersebut berusaha memberitahu pemiliknya sembari memadamkan api dengan alat alakadarnya.
“Warga berusaha memadamkan api dengan menyiram air pakai ember. Kemudian baru laporan ke pemadam,” terang Widodo.
Api dapat dipadamkan setelah tim pemadam tiba dengan melakukan penyisiran di titik tersebut. Sehingga jika dimungkinkan masih ada percikan api yang keluar langsung bisa mati dan tidak menimbulkan kebakaran kembali.
“Hanya pendinginan saja. Ada beberapa unit kendaraan yang kami bawa tadi. Untuk ternaknya berhasil diselamatkan,” imbuhnya.
Bangunan kandang yang dilalap api sendiri hanya sekitar 20 persen, dimana hanya di bagian atapnya saja dan sebagian tumpukan kayu. Kerugian yang ditafsir pun tidak mencapai jutaan rupiah.
Menurutnya, kejadian ini menambah daftar panjang kejadian kebakaran kandang yang diakibatkan atas kelalaian saat membakar sampah. Adapun himbauan yang disampaikan oleh pemadam kebakaran yakni masyarakat harus lebih jeli. Saat membakar sampah diusahakan jauh dari bangunan yang sekiranya mudah terbakar.
“Dipastikan api sudah dalam kondisi mati kemudian baru ditinggalkan,” pungkas dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
