fbpx
Connect with us

Peristiwa

Mayat Bersimbah Darah di Patuk Merupakan Warga Playen

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Identitas mayat laki-laki di yang ditemukan tewas di Jalan Jogja Wonosari KM 22, tepatnya di Padukuhan Karang Sari, Kapanewon Patuk, Gunungkidul Rabu (11/11/2020) dini hari akhirnya terkuak. Hal itu diketahui setelah petugas kepolisian melakukan penelusuran dari sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan.

“Korban adalah SG, warga Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen,” ucap Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riyan Parmana Putra, Rabu (11/11/2020).

Di tubuh korban diketahui terdapat empat luka tusukan benda tajam di bawah ketiak kanan. Luka tersebut diduga menjadi penyebab kematian korban.

“Diduga korban penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” terang Riyan.

Terpisah, Kapolsek Patuk, Kompol Hendra Prastawa mengatakan, polisi juga telah menghubungi pihak keluarga korban. Bahkan, saat ini keluarga korban telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.

“Pihak keluarga sudah kami hubungi dan posisi jenazah saat ini masih di RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kompol Hendra Prastawa.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, seorang mayat laki-laki ditemukan tewas di Jalan Wonosari-Yogya KM. 22, Padukuhan Karang Sari, Kapanewon Patuk, Gunungkidul. Pada tubuh mayat tanpa identitas itu ditemukan sejumlah luka.

Kejadian yang terjadi dini hari tadi itu berawal saat dua orang pengendara yang melintas mendapati seorang pria tergeletak dipinggir jalan. Keduanya lantas mendekati pria yang tergeletak di samping motornya.

Setelah didekati ternyata korban sudah tak bernyawa. Karena itu kedua saksi lapor ke Polsek Patuk. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, korban ditemukan di pinggir jalan yang berada tidak jauh dari jembatan irung Petruk. Saat ditemukan, korban masih mengenakan helm berwarna putih, jaket dan juga celana jeans berwarna biru.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler