Pariwisata
Menikmati Air Terjun Eksotis di Pantai Jogan Yang Instagramable
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dewasa ini, obyek wisata yang paling cepat perkembangannya adalah obyek wisata yang menyediakan spot-spot selfie. Baik spot alam maupun buatan, obyek wisata yang bisa menampilkan background menarik akan diburu oleh wisatawan. Obyek wisata semacam ini, ngetrend dengan istilah instagramable.
Menyadari hal ini, para pengelola obyek wisata terus berbenah dan berusaha menyediakan spot berfoto yang memanjakan wisatawan. Potensi wilayah baik obyek wisata lama maupun yang baru dikembangkan terus digali oleh warga masyarakat khususnya pelaku wisata.
Seperti halnya pantai Jogan yang terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus. Perpaduan pemandangan laut dengan air terjun merupakan ciri khas dari pantai ini. Tepat di bibir pantai. memang terdapat terdapat sebuah curug atau air terjun yang airnya langsung mengalir ke pantai. Panorama inilah yang kemudian menjadi pembeda Pantai Jogan dengan pantai-pantai lain di Gunungkidul.
Berkunjung ke pantai ini, pengunjung bisa mendapatkan dua alternatif. Yang pertama adalah melihat pemandangan dari atas tebing hingga turun untuk bermain air tepat di bawah kucuran air terjun, sembari menikmati ombak di Pantai Jogan. Hal lain yang bisa dinikmati pengunjung Pantai Jogan adalah pemandangan yang terhampar diantara pegunungan karst yang menjulang tinggi tapat di sebelah barat pantai Siung. Mendengarnya saja tentu sudah sangat menarik.
Berkat ciri khasnya tersebut, Pantai Jogan yang semula sepi kini mulai ramai oleh wisatawan. Kunjungan wisatawan sendiri semakin benyak setelah panorama keindahan pantai terpencil ini mulai banyak berseliweran di lini masa.
“Saya sampai dua kali ke sana. Indah banget soalnya, jarang-jarang to ada air terjun di bibir pantai,” terang salah seorang pecinta traveling, Moko, Minggu (11/10/2018).
Untuk menikmati sensasi mandi dibawah air terjun memang ada tantangan tersendiri. Pengunjung harus melewati sebuah tangga yang terbuat dari kayu. Untuk menyusuri bilah-bilah kayu ini, tentu harus fokus dan berhati-hati serta berpegangan pada bambu berjajar yang telah disediakan.
“Kalau turun lewat jalan ini memeng agak licin tapi ada tantangan tersendiri,” imbuh dia.
Menikmati aliran air terjun pantai Jogan ada sensasi lain lagi yang dapat dirasakan. Kesegaran airnya saat jatuh di tubuh membuat badan langsung segar dan seolah sedang dipijat. Ditemani dengan kepiting-kepiting kecil yang bermunculan di hamparan sempit pasir putih.

Menatap ke atas, tebing bebatuan karang dan karst ciri khas Gunungkidul menjulang tinggi, dengan ditumbuhi pepohonan yang rimbun. Menatap ke depan, lautan lepas pantai selatan dengan ombak besar semakin membuat terkesima hati pengunjung.
“Bebatuan lebih mendominasi di pantai ini sebenarnya,” ujar dia.
Sekedar informasi saja, waktu yang tepat untuk berkunjung ke obyek wisata ini ialah saat pergantian musim kemarau ke penghujan seperti ini. Di mana aliran air pada curug debitnya lebih deras dibandingkan saat musim kemarau. Beberapa hari belakangan, wilayah Tepus telah diguyur hujan sehingga debit air terjun pun ada peningkatan dan menambah ke indahan pantai berpadu dengan air terjun ini.
“Kalau sekarang waktunya cocok banget berpetualang pantai Jogan,” tutup dia.
Untuk mencapai Pantai Jogan, pengunjung bisa menyusuri jalanan menuju Pantai Siung. Sesampai di Pos Retribusi Pantai Siung, sekitar 400 meter dari pos tersebut, akan terlihat papan kayu penunjuk arah menuju Jogan. Pengunjung tinggal menyusuri jalan setapak hingga ke menghantar ke Pantai Siung.
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
