fbpx
Connect with us

Pariwisata

HeHa Ocean View Dibangun di Girikarto, Kalurahan Minta 90 Persen Pekerja Warga Lokal

Published

on

Panggang,(pidjar.com)–Potensi pariwisata di Gunungkidul menjadi daya terarik tersendiri bagi investor. Di penghujung tahun ini misalnya, investor mulai melakukan pembangunan di kawasan pesisir Gunungkidul. Selain south sore, HeHa Ocean View dipastikan akan mulai melakukan pembangunan di wilayah Kalurhan Girikarto, Kapanewon Panggang. Dalam proses pembangunan, pihak pemerintah kalurahan memberikan syarat keterlibatan warga setempat agar mampu mengeliatkan perekonomian di masa seperti saat ini.

Kepala Bidang Pelayanan Data dan Informasi Dinas Penanaman Modal Terpadu Kabupaten Gunungkidul, Etni Priskila mengatakan, investasi di kawasan pesisir selatan memang sedang naik daun. Setelah belum lama ini resort South Shore berbasis pool bar dan kafe yang menghadap langsung ke pantai, kini HeHa Ocean View juga telah selesai melengkapi proses perizinan.

Berita Lainnya  Menelisik keindahan Air Terjun Tersembunyi dari Pantai Jogan

“Perizinan tata ruang sudah selesai lahannya sekitar 1,5 hektare,” jelas Etni, Senin (21/09/2020).

Etni mengatakan, setelah selesai melakukan proses perizinan, investor dipersilakan untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat. Dengan demikian, diharapkan setelah berdirinya usaha tetap memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Kalau dari sisi teknis semua sudah lengkap, nanti tinggal monggo pendekatan dengan masyarakat,” kata Etni.

Rencananya, memang HeHa Ocean View akan dibangun di lahan seluas 1,5 hektar di Kalurahan Girikarto Kapanewon Panggang. Saat dikonfirmasi, Lurah Girikarto, Tuyadi mengapresiasi rencana pembangunan ini. Namun demikian pihaknya tetap membuat MoU kepada pihak investor terkait dengan keterlibatan warga.

“Kami menyetujuinya dengan persyaratan 90% tenaga kerja diambil dari warga kami,” ucap Tuyadi.

Dengan keterlibatan warga sendiri diharapkan mampu memberikan dampak perekonomian. sehingga warga tidak hanya menjadi penonton di tengah menggeliatnya iklim investasi. Di samping itu, 500 meter tanah warga dipinjamkan untuk jalan. Konsekuensinya pengelolaan parkir sepenuhnya oleh warga setempat.

Berita Lainnya  Desa Wisata Nglanggeran Masuk Sustainable Top 100 Dunia

“Harapan kami ya tanah milik warga, hasilnya juga untuk warga, HeHa kami pinjami untuk akses masuk. Sudah sosialisasi warga menerima dengan baik sama-sama menyetujui persyaratan,” tandas Tuyadi.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler