fbpx
Connect with us

Peristiwa

Ngebut di Jalan Raya, Pelajar Wanita Tanpa Identitas Terkapar Hantam Motor

Diterbitkan

pada tanggal

––>

Nglipar,(pidjar.com)–Seorang pelajar wanita terkapar di Jalan Raya Nglipar-Wonosari, tepatnya di depan kantor Kepala Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, Kamis (15/03/2018) siang tadi setelah terlibat kecelakaan lalu lintas. Pelajar yang sama sekali tidak membawa identitas tersebut harus dilarikan menuju rumah sakit lantaran mengalami luka cukup serius.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Yamaha Vega AB 6889 DW dengan Honda Beat AB 2823 TD itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Bermula ketika Misfath Andriawan (21) warga Siyono Wetan, Desa Logandeng Kecamatan Playen melaju dari arah Nglipar menuju Wonosari mengendarai sepeda motor Honda Beat.

Di lokasi kejadian, Misfath berniat untuk berbelok ke kanan memasuki jalan desa. Namun pada saat bersamaan dari arah belakang melaju dengan kencang sebuah kendaraan Vega yang ditunggangi oleh pelajar wanita tersebut.

"Saya sudah menyalakan lampu sein pas mau belok ke kanan," kata Misfath, Kamis siang.

Berita Lainnya  Gantung Diri Lagi, Manula Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamar

Kaget karena tak menyangka ada pemotor di depannya yang hendak berbelok membuat pemotor pelajar tersebut panik sehingga motor kemudian oleng. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan pun tidak bisa dihindarkan. Kerasnya benturan membuat kedua korban terkapar di jalanan penuh luka..

Pantauan pidjar.com dilapangan, gadis pelajar itu mengalami luka yang cukup parah pada bagian bibir. Bahkan dirinya sempat lemas tak berdaya ketika hendak dibawa ke rumah sakit.

"Kalau saya hanya lecet di bagian siku tangan saja. Adiknya itu yang tampaknya serius," kata Misfath.

Kedua kendaraan tersebut saat ini diamankan di balai desa setempat. Korban sendiri dibawa menuju RS PKU Muhamadiyah untuk mendapatkan perawatan.

Berita Lainnya  Hujan-hujan, Pabrik Tahu Kebakaran

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler