fbpx
Connect with us

Politik

Partai NasDem Tegaskan Ipar Jokowi Tak Mundur Dalam Pencalonan Bupati Gunungkidul

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Jagad politik di Gunungkidul sejak beberapa waktu terakhir dihebohkan dengan rumor mundurnya Wahyu Purwanto dari bursa pencalonan Calon Bupati. Pria yang dikabarkan merupakan adik ipar dari Presiden Joko Widodo ini memang santer akan maju melalui Partai NasDem dalam ajan Pilkada 2020 mendatang. Nama Wahyu sendiri memang sudah mendaftar dan bahkan telah mengikuti fit n proper test yang digelar Partai NasDem.

Setelah sempat bungkam, DPW Partai NasDem menegaskan bahwa nama Wahyu Purwanto masih termasuk dalam 11 nama bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati dari Partai Nasdem dalam Pilkada 2020 mendatang. Hal tersebut sekaligus menepis isu mundurnya Wahyu Purwanto yang sempat viral.

“Maju saja belum kok mundur,” kata Ketua DPW Nasdem, Subardi dalam jumpa pers bersama awak media, Kamis (23/01/2020).

Ia menjelaskan, Wahyu masih tercatat sebagai pengurus Partai NasDem dengan jabatan anggota Dewan Pertimbangan Partai. Hingga saat ini pun, komunikasi terus dilakukan antara Wahyu dengan NasDem dalam menghadapi pilkada 2020.

“Ya jelas komunikasi, wong dia juga masih pengurus,” ucap anggota DPR RI ini.

Soal isu kemunduran Wahyu sendiri dianggap berdampak baik terhadap nama pendaftar bakal calon tersebut. Hebohnya masyarakat dengan isu itu dianggap Bardi sebagai sinyal positif antusiasme warga masyarakat kepada Partai NasDem.

Berita Lainnya  Rekapitulasi di Tingkat Kecamatan Hampir Selesai, KPU Bakal Lakukan Rekap Tingkat Kabupaten

“Kan ada 11 nama yang kami ajukan, kebetulan ada isu Wahyu mundur tapi kok jadi heboh. Coba kalau Agus (Sekretaris DPD Nasdem Gunungkidul) yang dikabarkan mundur pasti biasa saja,” kelakarnya.

Kendati demikian, meski menepis isu mundurnya Wahyu Purwanto, namun hingga saat ini NasDem belum menentukan nama pasti calon yang akan diusung untuk menghadapi Pilkada Gunungkidul. Sehingga lanjut Bardi, partainya belum melakukan dukungan khusus terhadap salah satu dari 11 nama yang terjaring.

“Saat ini kalau dukungan khusus tidak ada, tetapi besok kalau sudah kita pastikan ada surat rekomendasi dan sudah ditetapkan sebagai calon oleh KPU, sepenuhnya akan kita dukung dan kerahkan seluruh kades,” ucap Subardi.

Saat ini, sejumlah calon tersebut menurut Bardi tengah melakukan sosialisasi dan membentuk tim khusus untuk pendekatan kepada masyarakat. Ia pun menganggap bahwa langkah tersebut perlu dilakukan oleh pendaftar sebagai calon dalam mengenalkan diri kepada masyarakat.

Berita Lainnya  Ikut Penjaringan Calon Bupati Dari NasDem, Budi Utomo Siap Tanggalkan KTA PDIP

“Ya itu bagus, mereka membentuk tim untuk pengenalan diri mereka kepada masyarakat. Karena yang kita cari memang yang diinginkan oleh rakyat sehingga kita mendapatkan kemenangan,” terang dia.

Nasdem sendiri sebagai partai politik telah melakukan fungsi dalam perekrutan dalam rangka Pilkada di Gunungkidul ini. Partai memberikan ruang seluas-luasnya kepada siapapun untuk menjadi pemimpin di Gunungkidul nantinya.

Meskipun Nasdem berpeluang mengusung sendiri Bupati dan Wakil Bupati, namun Bardi tidak menutup kemungkinan untuk berkoalisi. Hingga kini, pihaknya juga masih membuka pintu selebar-lebarnya kepada partai politik untuk bergabung dengan Partai NasDem.

“Kita melakukan verifikasi dan penetapan calon dari siapa yang diusung. Tapi saat ini belum sampai di sana termasuk siapa calon, siapa koalisi belum sampai. Tapi nanti akhirnya akan sampai,” bebernya.

Untuk menetapkan calon nantinya, Nasdem akan melakukan survei pada Februari 2020 mendatang. Sehingga diketahui calon yang akan diusung dan dipastikan menang.

“Kita survei, nanti hasilnya yang terbaik akan kita usung,” pungkas Mbah Bardi.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler