Peristiwa
Patroli Malam-malam, Polisi Malah Temukan Kebakaran
Purwosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Anggota patroli Polsek Purwosari pada Rabu (15/08/2018) malam tadi terpaksa berjibaku. Bukan lantaran menangkap penjahat, namun para polisi tersebut menemukan terjadinya kebakaran di Alas Pucang Anom, Jl Purwosari – Panggang, Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari. Beruntung meski dengan peralatan seadanya, api yang sempat membesar dan membakar sejumlah titik berhasil dilokalisir sehingga tidak sampai menyebar. Masih belum diketahui estimasi kerugian finansial yang terjadi akibat kejadian ini.
Kapolsek Purwosari, AKP Budi Kustanto melalui anggota Humas Polsek Purwosari, Brigadis Crismawan menuturkan, kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh anggota yang tengah melakukan patroli malam di sekitar Alas Pucang Anom. Sekitar pukul 21.00 WIB, anggota melihat adanya api yang membesar di sekitar semak belukar dan pepohonan. Sadar bahwa telah terjadi kebakaran, anggota lalu terjun ke lapangan dan melokalisir titik-titik api yang ada.
“Lokasi kejadian kebakaran memang terpencil. Jauh dari areal pemukiman warga sehingga kemungkinan tidak ada warga yang tahu,” kata Budi, Kamis (16/08/2018) siang.
Saat pertama kali diketahui, titik api sudah mulai memanjang hingga sekitar 15 meter. Tindakan cepat menurut Budi memang sangat diperlukan mengingat di sekitar lokasi kejadian, banyak dedaunan kering yang mudah memicu kebakaran yang lebih besar.
Bersama dengan warga setempat, polisi lantas melakukan pemadaman dengan menggunakan peralatan seadanya. Truk tangki air pun didatangkan untuk membantu proses pemadaman. Setelah beberapa waktu berjibaku melakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dijinakkan.

“Kurang lebih satu jam api akhirnya berhasil dipadamkan,” beber dia.
Berdasarkan penyelidikan awal, diduga api tersebut berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan oleh warga. Api pembakaran sampah kemudian merembet dan membakar dedaunan kering yang berserakan di sekitar alas.
“Kerugian belum bisa diperhitungkan karena memang api hanya sempat membakar semak dan dedaunan. Yang penting, tidak sampai ada korban dalam kejadian ini,” imbuh Kapolsek.
Budi menghimbau kepada warga masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah. Di musim kemarau seperti sekarang ini, swdikit saja percikan api, bisa memicu kebakaran lantaran kondisi dedaunan serta pepohonan yang kering.
“Terlebih juga pembakaran di lahan kering. Jangan sampai ditinggal begitu saja kalau tengah membakar sampah dedaunan,” pinta Budi.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
