fbpx
Connect with us

Peristiwa

Mesin Kapal Mendadak Mati, Empat Nelayan Terombang-ambing di Tengah Laut

Diterbitkan

pada tanggal

Girisubo,(pidjar.com)–Sebuah kapal yang dinahkodai Solopok, warga Blitar Jawa Timur sempat terombang-ambing di lautan lepas Perairan Pacitan Jawa Timur. Kapal yang mengangkut tiga Anak Buah Kapal (ABK) yang diketahui bernama Nanda, Nano dan Duwi Nur Cahya ini mengalami rusak mesin saat perjalanan dari Pelabuhan Prigi Jawa Timur menuju Pantai Sadeng, Minggu (26/04/2020) pagi.

Komandan SAR Wilayah I, Sunu Handoko Bayu Sagara mengungkapkan, kejadian pertamakali diketahui oleh Sarpan yang merupakan ketua kelompok Nelayan Pantai Sadeng. Sarpan ditelfon oleh sang Nahkoda, lantaran mesin kapal yang diperbaiki di tengah lautan lepas tak kunjung normal.

Pak Sarpan ditelfon, ada rekan nelayannya yang terombang ambing di laut, kemudian melapor kepada kami,” ujar Sunu, Minggu malam.

Sesaat setelah mendapatkan laporan, Tim SAR kemudian melakukan pencarian. Setelah berusaha maksimal, akhirnya titik koordinat yang sudah ditunjukkan oleh Nahkoda berhasil ditemukan.

Kami juga dibantu beberapa nelayan yang mengerahkan kapalnya,” tambah Sunu.

Kerja keras tim SAR untuk mengevakuasi kapal pun membuahkan hasil. Kapal kemudian dipasangi tali dan ditarik kapal Tim SAR. Sementara keempat penumpang kapal dipindahkan di kapal nelayan yang turut membantu evakuasi.

Setelah enam jam menarik kapal, akhirnya pukul 14.00 kapal berhasil bersandar di Dermaga Pantai Sadeng,” beber Sunu.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kondisi ini. Memang kala kejadian, ombak di pantai pun tidak terlalu pasang. Keempat penumpang kapal nahas tersebut dalam kondisi selamat.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler