Pemerintahan
Pemerintah Rencanakan Bangun Jalan Alternatif Penghubung Girijati-Goa Jepang
Purwosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seiring dengan berfungsinya Yogyakarta International Airport,di Kabupaten Kulonprogo, pemerintah terus mengebut pembangunan jalur jalan lintas selatan (JJLS). Jalur yang membentang di kawasan selatan ini ditargetkan terkoneksi tahun 2024 mendatang. Seiring dengan pembangunan tersebut, pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga berupaya melakukan pembukaan akses jalan sekitar sebagai alternatif. Salah satunya yakni rencana pembukaan jalan di Girijati, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul dengan Goa Jepang, Seloharjo, Kabupaten Bantul
Dengan demikian diharapkan ada jalur alternatif yang memudahkan masyarakat dan tidak terjadi ketimpangan sosial atas kondisi infrastruktur. Pemerintah Gunungkidul tengah merencanakan pembukaan jalan di Girijati-Goa Jepang-Seloharjo, Kabupaten Bantul Beberapa waktu lalu, tim dari Bappeda Gunungkidul dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Gunungkidul melakukan survei di kondisi jalur yang akan dibuka oleh pemerintah.
“Kita sudah lakukan survei kondisi jalan untuk perencanaan pembukaan akses perbatasan di zona barat daya ini,” kata Kesubid Lingkungan Hidup dan Pembangunan Umum, Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Gunungkidul, Nurudin Araniri, Rabu (05/08/2020).
Pembukaan jalan ini dilatar belakangi adanya sejumlah destinasi di sekitar jalan tersebut sehingga dianggap sangat strategis dan bisa menghidupkan geliat ekonomi bagi masyarakat. Jalan Gitijati-Seloharjo merupakan perbatasan Gunungkidul dengan Bantul dengan panjang jalan 1,5 km dan lebar tanah 4 meter.
Jika jalur ini nantinya benar terealisasi dibuka tentu ada keuntungan tersendiri. Karena membuka akses menuju wisata Goa Jepang dari Gunungkidul, sehingga tidak perlu memutar jalan yang jauh.

“Kalau ke Goa Jepang sekarang harus muter lewat Seloharjo dengan kondisi jalan yang sempit dan curam. Jadi kalau ini dibuka jauh lebih efektif dan efisien. Begitu pula sebaliknya dari Bantul ke Gunungkidul lebih mudah,” tambahnya.
Selain melakukan survei jalan, juga dilakukan diskusi dan analisis tentang potensi wisata Goa Jepang. Dimana Goa Jepang ini memiliki daya tersendiri karena kental akan nuansa sejarah perjuangan Indonesia melawan penjajahan Jepang dan juga memiliki pemandangan mempesona.
“Masih perencanaan nanti akan ada komunikasi lanjutan mengenai realisasinya,” tutup dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
