Uncategorized
Pendirian Markas Brimob di Pesisir Selatan Gunungkidul Kian Nyata, 18 Rumah Dinas Mulai Dibangun
Wonosari,(pidjar.com)–Rencana penguatan keberadaan Satuan Brimob di Kabupaten Gunungkidul kian serius. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya pembangunan fasilitas untuk mendukung operasional personel Brimob di wilayah Bumi Handayani, salah satunya ditandai dengan dimulainya pembangunan rumah dinas bagi anggota yang nantinya bertugas di Markas Brimob di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari.
Peletakan batu pertama pembangunan rumah dinas tersebut dilakukan pada Selasa (22/9/2026) siang tadi. Kegiatan ini menjadi salah satu bagian dari penyiapan sarana pendukung personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda DIY.
Sebanyak 18 unit rumah dinas dibangun di atas lahan seluas 18.000 meter persegi. Dari lahan tersebut, delapan unit merupakan rumah tipe 50, sedangkan 10 unit lainnya tipe 36.
Direktur PT Wilwa Abiasa Sejahtera selaku kontraktor pelaksana, Fajar Amrullah, mengatakan pekerjaan pembangunan saat ini berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Bahkan, progres pekerjaan menunjukkan deviasi positif pada kedua tipe bangunan.
Untuk rumah tipe 50, progres pekerjaan tercatat mengalami deviasi surplus sebesar 2,547 persen. Sementara pada tipe 36 terdapat deviasi positif sebesar 0,15 persen.
“Kami akan berusaha sebelum Desember (2026) sudah bisa menyelesaikan pekerjaan ini dengan menambah tenaga kerja dan memastikan suplai bahan baku lancar,” ujar Fajar.
Pembangunan rumah dinas ini ditargetkan dapat dirampungkan pada Desember 2026.
Pembangunan ini menunjukkan bahwa penyiapan fasilitas pendukung bagi personel Brimob di Gunungkidul mulai direalisasikan. Keberadaan hunian bagi anggota beserta keluarga menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan personel, terutama bagi satuan yang memiliki tugas dengan mobilitas tinggi.
Dansat Brimob Polda DIY Kombes Pol. Gunawan Tri Laksono, menegaskan, fasilitas rumah dinas bukan sekadar tempat tinggal bagi personel. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu penunjang kesiapsiagaan anggota dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, personel Brimob memiliki tugas yang membutuhkan kesiapan setiap saat, mulai dari pengamanan, penanggulangan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, pencarian dan pertolongan (SAR), hingga penanganan berbagai kondisi kebencanaan.
“Tugas Brimob menuntut kesiapsiagaan tinggi, baik dalam pengamanan, penanggulangan gangguan kamtibmas, SAR, maupun penanganan bencana,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono, meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan memperhatikan kualitas pekerjaan. Konsultan perencana maupun pengawas diminta menjalankan tugas secara profesional, transparan dan bertanggung jawab.
Ia menekankan agar percepatan pembangunan tidak mengesampingkan kualitas maupun kelayakan bangunan. Selain itu, proses pembangunan juga diminta tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan keberadaan masyarakat di sekitar lokasi.
“Jangan sampai kegiatan pembangunan menimbulkan gangguan yang tidak diharapkan. Jika ada kendala, segera dikoordinasikan. Profesional, transparansi, modern, humanis, dan presisi yang harus dijunjung tinggi,” ujarnya.
Dengan dimulainya pembangunan rumah dinas tersebut, penyiapan fasilitas pendukung personel Brimob di Gunungkidul mulai terlihat secara konkret. Rumah dinas yang dibangun di Tanjungsari diharapkan nantinya dapat menunjang keberadaan personel yang ditempatkan di wilayah tersebut sekaligus memperkuat kesiapan operasional Brimob dalam memberikan pelayanan dan pengamanan di Kabupaten Gunungkidul.
“Adanya pembangunan ini harapannya mendukung penataan satuan sekaligus mempererat hubungan baik dengan pemerintah dan masyarakat,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
