Budaya
Peran Keluarga Disebut Penting Hadapi Penggunaan Bahasa Daerah yang Mulai Memudar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menurunnya penggunaan bahasa daerah atau Bahasa Jawa di Gunungkidul menjadi sorotan banyak pihak. Selain dengan adanya Pergub No. 64 Tahun 2013 yang menutut setiap sekolah wajib muatan lokal Bahasa Jawa, peran orang tua menjadi hal yang paling vital.
Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, CB Supriyanto mengatakan, saat ini pihaknya melalui Dinas Kebudayaan sedang gentol mengoptimalkan pengunaan Bahasa Jawa. Hal tersebut didasari semakin berkurangnya pengguanaan bahasa lokal dalam kehidupan sehari-hari.
"Penggunaan bahasa indonesia itu tidak salah, tetapi diprioritaskan Bahasa Jawa yang benar," kata Supriyanto kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Minggu (19/08/2018).
Ia mengatakan, untuk meningkatkan penggunaan Bahasa Jawa di tengah masyarakat, pemerintah dalam waktu dekat ini akan menyelenggarakan lomba geguritan bagi seluruh siswa SMP di Gunungkidul. Bahkan nantinya tidak hanya penerapan bahasa saja, namun juga pada penulisan jawa.
"Tanggal 29 nanti ada lomba geguritan atau dalam bahasa indonesia, puisi. Kedepan tidak hanya bahasa saja tapi kami kembangkan pada penukisan aksara jawa," imbuhnya.

CB Supriyanto menambahkan, peran dunia pendidikan dirasa sangat penting. Namun demikian, ia menilai saat ini penggunaan Bahasa Jawa di sekolah masih sangat rendah.
"Dari hasil evaluasi kami, secara umum penggunaan bahasa daerah masih cukup bagus. Tetapi untuk di sekolah kendala dihadapi oleh guru. Masih banyak guru yang tidak memiliki kemampuan Bahasa Jawa yang baik," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Bahron Rosyid mengemukakan hal berbeda. Ia mengaku penggunaan Bahasa Jawa di sekolah cukup baik.
"Sudah cukup baik, tetapi kami kekurangan guru SMP saja. Terkit penerapan di sekolah, kami sudah wajibkan muatan lokal Bahasa Jawa untuk dijadikan mata pelajaran dengan jumlah dua jam setiap minggunya," kata Bahron.
Ia mengatakan jika penggunaan Bahasa Jawa selain sebagai pelajaran di sekolah juga sebagai sarana pendidikan karakter siswa. Sebab strata bahasa dalam Bahasa Jawa dapat memberikan pedidikan yang tidak ada dalam mata pelajaran lain.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
