Uncategorized
Perluasan Taman Kuliner Wonosari Dimulai, 90 Kios Baru Dibangun
Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai merealisasikan rencana perluasan Taman Kuliner Wonosari. Sebanyak 90 kios baru akan dibangun di sisi utarauntuk menambah kapasitas tempat berjualan sekaligus mendukung penataan pedagang di kawasan pusat kota.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Gunungkidul, Ashari Nurkalis, mengatakan, proyek perluasa taman kuliner menelan anggaran sebesar Rp783,084 juta. Adapun saat ini sudah mulai direalisasikan dengan kontrak pengerjaan selama 90 hari dan selesai pada awal Desember 2026 mendatang.
“Sudah mulai tapi masih pada tahap awal yakni persiapan lokasi sebelum pembangunan kios dilakukan,” kata Ashari Nurkhalis.
Pengukuran kembali kawasan Taman Kuliner menjadi salah satu pekerjaan awal untuk memastikan luasan area sekaligus menyesuaikan desain dan ukuran kios yang akan dibangun.
Nantinya, masing-masing kios akan dibangun dengan ukuran 1,5 x 2,5 meter. Keberadaan kios tambahan ini nantinya diharapkan mampu menyediakan ruang usaha yang lebih memadai bagi pedagang.
Ashari menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan secara berkala selama pekerjaan berlangsung. Hal ini dilakukan agar pembangunan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan yang tercantum dalam kontrak.
“Tidak boleh molor karena area ini nanti untuk berjualan para pedagang di Taman Kuliner. Jadi, pengerjaan akan terus kita awasi sehingga sesuai dengan spek di dalam perencanaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, menjelaskan perluasan Taman Kuliner juga berkaitan dengan penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Wonosari.
Taman Kuliner dipersiapkan menjadi lokasi berjualan yang lebih permanen bagi pedagang yang sebelumnya beraktivitas di sisi barat Alun-Alun Wonosari. Saat ini, para pedagang tersebut telah berpindah dari kawasan alun-alun ke kompleks besole. Kemudian setelah kios di Taman Kuliner selesai pembangunan maka para PKL dapar segera menempatinya.
Ia menambahkan, penertiban aktivitas perdagangan di kawasan Alun-Alun Wonosari beberapa waktu lalu mendasar pada Pemerintah daerah mengacu pada Perda Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.
“Paling tidak mampu menampung 90 pedagang yang beberapa waktu lalu terdampak relokasi dari kawasan alun-alun. Pada prinsipnya pemerintah memberikan tempat agar para pedagang tertib aturan,” jelasnya.
Dengan mulai direalisasikan pembangunan kios baru tersebut diharapkan nantinya menjadi lokasi berjualan yang representatif bagi para PKL. Sehingga kegiatan berdagang tetap berjalan dan taat aturan.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
