fbpx
Connect with us

Peristiwa

Pohon-pohon Bertumbangan di Sejumlah Titik, 2 Rumah Warga Rusak Jaringan Listrik Padam

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Hujan deras mengguyur wilayah Gunungkidul secara merata sejak Senin (21/01/2019) malam berujung bencana. Di beberapa titik, sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga maupun fasilitas umum lainnya. Hingga Selasa (22/01/2019) siang ini, tercatat 4 titik yang terdampak kerusakan akibat pohon tumbang ini.

Pada Senin malam tadi, pohon tumbang hingga menimpa rumah milik Wartinem (78) warga Kwarasan Kulon, Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar. Di wilayah Kedungkeris, kondisi kala itu memang terjadi hujan deras dan angin kencang. Tak berselang lama, sebatang pohon jati yang tumbuh di sekitar pekarangan rumah korban tiba-tiba tumbang. Batang pohon sendiri tumbang dan menimpa bangunan bagian depan bangunan. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski begitu, kerugian diperkirakan mencapai Rp 8 juta mengingat kondisi rumah yang mengalami kerusakan di sejumlah titik. Usai terjadi bencana tersebut, warga, kepolisian, TNI dan relawan dari BPBD serta Tagana hingga saat ini masih terus berupaya melakukan evakuasi material pohon tumbang tersebut.

Berita Lainnya  Cegat Ibu-ibu di Tempat Sepi, Pria Bermotor Merah Keluarkan Alat Vital dan Masturbasi

“Beruntung tidak sampai ada korban,” terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki, Selasa siang.

Sementara itu, Selasa pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB, bencana serupa juga menimpa rumah milik Partiyah (70) warga Padukuhan Banyusoca, Desa Banyusoca, Kecamatan Playen. Sebatang pohon jenis Mahoni berukuran cukup besar tumbang dan menimpa rumah korban. Atas kejadian tersebut, bagian atap rumah mengalam kerusakan mulai dari genting yang rusak dan beberapa kayu di bagian atap (blandar) patah.

Nasib Partiyah sendiri menurut Edy cukup beruntung. Hal ini lantaran ketika kejadian, Partiyah tengah sibuk beraktifitas di dalam rumah. Bagian pohon yang tumbang merusak bagian rumah yang saat kejadian tidak digunakan Partiyah untuk beraktifitas.

“Pemilik rumah saat kejadian sedang di dalam rumah, tapi tidak sampai terluka,” imbuhnya.

Tak hanya itu, hampir dalam waktu yang bersamaan, pada Selasa pagi tadi di wilayah Desa Dengok, Kecamatan Playen juga terjadi peristiwa pohon tumbang. Berbeda dengan kejadian sebelumnya, dalam peristiwa ini, pohon tumbang tidak sampai menimpa rumah warga. Hanya saja, pohon tersebut tumbang menutup akses jalan masyarakat. Bahkan, jaringan listrik di padukuhan Dengok V juga terputus karena kabel listrik putus setelah tertimpa pohon berjenis jati. Saat ini, pohon jati berukuran sedang yang tumbang dan menutup jalanan itu telah dievakuasi warga.

“Berdasarkan data terakhir yang masuk ke kami, pohon tumbang menimpa jaringan listrik juga terjadi di Padukuhan Kelor Kidul, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Saat ini sudah dikondisikan,” beber Edy.

Mengingat kondisi cuaca masih berpotensi terus terjadi hujan, hingga saat ini BPBD Gunungkidul telah memerintahkan seluruh anggota untuk bersiaga. Jika nantinya terdapat laporan bencana yang masuk, para personel beserta peralatannya tersebut akan dikerahkan untuk membantu proses penanganan bencana.

Berita Lainnya  Tubrukan Saat Gelombang Pasang Tiba-tiba Menerjang, Kapal Nelayan Rusak Berat

“Laporan masih terus kami update, akan terus dilakukan pemantauan,” papar Edy.

Sementara itu Kepala BMKG Stasiun Mlati, Agus Sudaryanto merilis jika hingga malam nanti hujan masih diperkirakan melanda seluruh wilayah di DIY tak terkecuali di Gunungkidul. Untuk saat ini suhu udara mencapai 21-31 derajat celcius. Pada umumnya angin berhebus dari Barat Daya ke Barat dengan kecepatan 6 sampai 25 km/jam. Pihaknya juga menyoroti berkaitan dengan kenaikan gelombang air laut yang mencapai 2.5 sampai 3.5 meter.

“Patut diwaspadai bukan tidak mungkin jika.hujan lebat disertai dengan petir dan angin kencang, untuk Gunungkidul zona utara paling tidak lebih waspada,” terangnya.

Beberapa potensi bencana pun tentunya juga patut diwaspadai. Masyarakat diminta lebih siaga seperti misalnya tidak berteduh di bawah pohon atau melakukan aktifitas berbahaya. Waspada banjir dan tanah longsor, mengingat Gunungkidul berada di daerah perbukitan.

Berita Lainnya  Pemancing Diduga Hilang di Pantai Gesing, Jaket dan Sandal Ditemukan di Tepi Tebing

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler