Sosial
Ratusan Anak di Gunungkidul Ikuti Khitan Massal
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ratusan anak-anak di Gunungkidul mengikuti acara khitan massal yang diselenggarakan oleh Polres Gunungkidul pada Senin (27/06/2022). Acara tersebut merupakan rangkaian acara HUT Bayangkara ke 76 di Gunungkidul.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Mahardian Dewo Negoro, mengatakan antusias masyarakat dalam penyelenggaraan khitan massal di Polres Gunungkidul pada hari ini cukup tinggi. Pihaknya menargetkan sebanyak 300 anak-anak di Gunungkidul mengikuti acara khitan massal sebagai rangkaian HUT Bayangkara ke 76 di Gunungkidul tersebut.
“Peserta yang kita daftar ada 300 anak, peminatnya memang cukup tinggi,” ucap AKP Mahardian Dewo Negoro saat ditemui.
Ia menambahkan, dalam acara itu tidak ada kriteria khusus bagi peserta. Target secara khusus yang ia tentukan ialah masyarakat Gunungkidul yang belum berkhitan. Pihaknya memobilisasi masyarakat melalui personil Babinkamtibmas yang berada di setiap Kalurahan, menurutnya sosialisasi yang dilakukan oleh personil Babinkamtibmas dapat secara langsung tersampaikan ke masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Supaya tepat sasaran kita sosialisasi melalui personil Babinkamtibmas, banyak anak yang berpartisipasi dari Kalurahan-Kalurahan di Gunungkidul,” imbuhnya.
Pihaknya juga bekerjasama dengan tenaga medis yang berasal dari Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dokkes Brimob Polda DIY, Dokkes Polda DIY, Dokkes Polres Gunungkidul. Pihaknya juga memberikan bingkisan kepada peserta untuk memberikan semangat.
“Mulainya dari tadi pagi, estimasinya kalau paling cepat siang ini selesai atau paling lambat sore sudah selesai,” ujar Kasat Reskrim.
Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Gunungkidul, Zulfikar, menyampaikan jika dalam acara khitan massal yang dilangsungkan di Polres Gunungkidul menyediakan berbagai pilihan metode khitan diantaranya Laser, Konvensional, Hypnoterapi, dan metode tembak.
“Kalau laser itu tidak mengeluarkan darah, kalau konvensional itu mengeluarkan darah sedikit,” jelasnya.
Pihaknya pun menyiapkan 50 petugas yang dibagi menjadi 25 tim. Masing-masing tim akan menangani peserta di meja sesuai dengan antrian yang ada. Hingga siang ini, ia mendapat laporan sudah hampir 300 anak yang menjadi peserta khitan massal. Menurutnya, saat momen libur sekolah seperti saat ini animo anak-anak untuk berkhitan memang cukup meningkat.
“Kalau sembuh antara 3 hari sampai 7 hari, musim liburan memang biasanya peserta khitan itu meningkat,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized6 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized4 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized3 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
