fbpx
Connect with us

Peristiwa

Ratusan Warga Gunungkidul Kembali ke Perantauan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gunungkidul mencatat selama libur lebaran kemarin ada 800 pemudik yang terpantau melalui Sistem Informasi Desa (SID). Sejak kemarin arus balik sudah mulai terjadi, para pemudik ini sudah meninggalkan Gunungkidul.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kelik Yuniantoro mengungkapkan sampai dengan tanggal 14 Mei 2021 kemarin ada 800 pemudik yang terdata dalam SID, mereka tersebar di 18 kapanewon di Gunungkidul. Hingga sekarang pemerintah masih terus melakukan pemantauan dan pendataan jumlah pemudik.

“Sejauh ini jumlah pemudik sangat terkendali karena adanya kebijakan pemerintah melarang mudik,” kata Kelik.

Sementara itu, PLT Kepala Terminal Dhaksinarga Selang, Aris mengatakan sejak tanggal 17 Mei kemarin sudah mulai nampak aktivitas di terminal. Ada 21 kendaraan bus AKAP dari terminal ini yang berangkat keluar dengan membawa 128 penumpang.

“Mayoritas ke Jabodetabek. Mungkin pemudik yang akan kembali ke tempat perantauan,” kata Aris.

Kemudian untuk AKDP juga tetap beroperasi. Menurutnya bus keluar justru mendominasi, sedangkan yang masuk hingga saat ini masih sepi. Namun tidak menutup kemungkinan setelah peraturan pemerintah berakhir akan banyak perantau yang mudik.

Kepala Seksi Operasi dan Lalulintas, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Aji mengatakan saat ini pihaknya bersama kepolisian masih melakukan pengetatan dan pemantauan di jalan utama Gunungkidul yaitu pos Hargodumilah dan Bedoyo. Kendaraan yang keluar Gunungkidul secara random dilakukan pengecekan oleh petugas, apakah sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku atau belum.

“Gabungan dengan Polri, jadi kendaraan yang hendak keluar Gunungkidul kami cek dan periksa termasuk layanan rapid,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler