Uncategorized
Rencana Pendirian Kantor Imigrasi di Gunungkidul Kian Serius, Pemkab Siapkan Aset Gedung di Semanu
Wonosari,(pidjar.com)–Rencana pembangunan kantor Imigrasi di Kabupaten Gunungkidul tampaknya mulai memasuki tahapan yang lebih konkret. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini tengah memproses kerja sama pemanfaatan aset daerah yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi kantor Imigrasi.
Keseriusan tersebut terlihat dalam audiensi antara Pemkab Gunungkidul dengan jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi DIY beberapa hari yang lalu. Selain membahas penguatan kerja sama kelembagaan, pertemuan tersebut juga diikuti dengan pengecekan langsung terhadap calon lokasi kantor Imigrasi yang berada di wilayah Semanu.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono, mengatakan proses kerja sama pinjam pakai aset milik Pemkab Gunungkidul saat ini sudah berjalan. Bahkan, dokumen kerja sama tersebut telah ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Gunungkidul.
“Untuk kerja sama yang akan dijalin dengan Kementerian Imigrasi saat ini sudah berproses. Dokumen kerja sama pinjam pakai aset daerah sudah ditandatangani Sekda,” kata Putro.
Aset yang disiapkan berada di eks gedung Kantor Tuti Timur, yang lokasinya berada di sebelah Pasar Hewan Semanu. Berdasarkan dokumen kerja sama tersebut, pemanfaatan aset untuk kepentingan pelayanan Imigrasi disepakati dalam jangka waktu lima tahun.
Selasa, (15/09/2026) kemarin, jajaran Imigrasi bersama Pemkab Gunungkidul melakukan secara langsung kondisi gedung yang sebelumnya ditawarkan sebagai calon lokasi kantor.
Pengecekan tersebut menjadi bagian penting sebelum pihak Imigrasi menentukan langkah selanjutnya. Kondisi bangunan dan lingkungan sekitar lokasi nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan terkait rencana pembangunan kantor Imigrasi di Gunungkidul.
Meski dokumen pinjam pakai telah ditandatangani, Pemkab Gunungkidul belum dapat memastikan kapan pembangunan maupun operasional kantor Imigrasi tersebut akan direalisasikan. Sebab, dokumen yang telah disepakati masih akan dipelajari oleh pihak Imigrasi.
“Hasil monitoring di lokasi dan dokumen kerjasama masih akan dipelajar terlebih dahulu oleh Imigrasi yang nantinya akan menjadi bahan untuk menyusun kebijakan lebih lanjut,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian mengatakan kerjasama dengan Ditjen Imigrasi DIY dan Kementerian diawali dengan dibukanta gerai layanan Imigrasi pembuatan paspor di kompleks Mall Pelayanan Publik beberapa bulan lalu.
“Pengguna layanan Imigrasi di MPP sudah mulai banyak,” kata Arif.
Menurutnya, sejak layanan tersebut tersedia, tercatat sekitar 866 masyarakat telah memanfaatkannya. Tingginya animo tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemkab Gunungkidul untuk mendorong peningkatan frekuensi pelayanan.
Saat ini pelayanan pembuatan paspor di MPP Gunungkidul baru berlangsung dua hari dalam sepekan. Pemkab berharap layanan tersebut dapat ditingkatkan setidaknya menjadi tiga hari setiap pekannya.
“Kemarin diusulkan ada tambahan hari layanan menjadi 3 hari dalam sepekan,” ucapnya.
Kebutuhan dokumen keimigrasian juga dinilai semakin penting bagi masyarakat Gunungkidul. Selain untuk keperluan perjalanan ke luar negeri, paspor banyak dibutuhkan warga yang hendak bekerja di luar negeri maupun melaksanakan ibadah umrah dan haji.
Dengan adanya kantor Imigrasi di Gunungkidul, pelayanan administrasi keimigrasian diharapkan nantinya dapat lebih mudah dijangkau masyarakat tanpa harus mengakses layanan di wilayah lain. Lokasinya di Semanu juga diproyeksikan dapat mendukung akses pelayanan bagi masyarakat di wilayah Gunungkidul maupun kawasan perbatasan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
