Connect with us

Peristiwa

Rongkop Temukan 17 Tanah Ambles Baru, Warga Takut Meladang

Diterbitkan

pada

Rongkop,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Fenomena tanah ambles seolah saling menyusul satu sama lain di beberapa daerah Kabupaten Gunungkidul. Di Kecamatan Rongkop misalnya, sejak dua bulan terakhir ada 17 tanah ambles baru yang tersebar di 7 desa.

Berdasarkan data yang dimiliki Polsek Rongkop, hampir seluruh desa di Kecamatan Rongkop terdapat titik amblasan. Dari 8 desa yang ada, hanya Desa Pringombo yang tidak terjadi tanah amblas.

“Ukurannya pun bermacam-macam, dari yang berdiameter 2 meter hingga mencapai 5 meter. Saat ini sekitar titik amblesan sudah dipasangi garis polisi,” kata Kapolsek Rongkop AKP Yulianto, Sabtu (10/02/2018).

Sementara itu, Kepala Desa Petir, Sarju mengatakan, di wilayahnya fenomena tanah ambles mulai terjadi sejak hujan lebat yang sering mengguyur pada akhir bulan Januari kemarin. Di desanya sendiri ada 7 titik tanah ambles yang tersebar di empat dusun.

Berita Lainnya  Avanza Terbakar di Tanjakan Blondo, Pemilik Merugi Rp 90 Juta

“Dusun Siono, Dusun Dadapan, Dusun Ngurak-urak, dan Dusun Ngelo yang terjadi amblesan,” sebutnya.

Akibat dari tanah ambles ini, membuat warga ketakutan menanami tanaman di ladangnya karena dikhawatirkan terjadi amblasan yang semakin meluas. Untuk sementara ini, area persawahan warga pun tidak dapat lagi ditanami.

“Sebagian besar tanah ambles terjadi di ladang warga. Sehingga banyak warga takut bertanam di area lading yang terdapat amblesan,” jelas Sarju.

Adapun untuk mencegah lubang semakin meluas, ia menegaskan kepada warga bahwa tanah ambles harus segera ditimbun. Penimbunan ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan tanah urukan, sampah, jerami, pohon jagung, dan pohon pisang.

“Hal ini dilakukan supaya lubang tidak semakin membahayakan dan meluas,” papar dia.

Berita Lainnya  Bakar Sampah Tak Ditunggui, Kandang Ternak Diamuk Api

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata14 jam yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Berita Terpopuler