bisnis
Selain Pitrad, De Wave Hadirkan Nail Art Aman untuk Ibu Hamil dan Anak-anak
Jogja,(pidjar.com)–Pijat tradisional telah dilakukan secara turun temurun diberbagai negara. Pada zaman dulu, pijat dihubungkan dengan treatment khusus seperti pijat bayi, wanita melahirkan, dan jenis pijat lainnya. Saat ini pijat sudah menjadi tren baru yang digunakan sebagai perawatan kecantikan.
Salah satu full body massage yang dikenal Di Yogya ialah milik De Wave Family Massage, Reflexology, Beauty Bar di Jogja City Mall (JCM). Dalam kegiatan reopening, Senin (19/8/2024), selama sebulan ke depan, pelanggan bisa menikmati promo diskon hingga 90%.
CEO De Wave, Indra Krisna menyampaikan melalui reopening ini diharapkan pelayanan yang diberikan bisa lebih maksimal. Treatment pemijatan banyak manfaat bagi tubuh, serta pikiran menjadi segar kembali.
“Setelah reopening ada beberapa produk baru yang bisa dinikmati di De Wave JCM ini. Semoga bisa menjadi nilai tambah bagi pelanggan yang datang. Harapannya semakin semangat dan semakin kompak,” ucap Indra.

CMO dan COO De Wave, Rosalina Omega menyampaikan De Wave sudah tersedia di semua mall di DIY.
“Ada 51 cabang tersebar di seluruh Indonesia seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, hingga Ambon. De Wave menurutnya juga banyak tersedia di luar mall,”ujarnya.
Menurut Mega, sapaan akrabnya, De Wave sudah hadir di JCM sejak awal berdiri. Ia pun menuturkan jika De Wave memiliki menu nail art kutek yang aman untuk ibu hamil dan anak-anak, didatangkan langsung dari Korea.
“Sangat aman untuk ibu hamil dan anak-anak. Bahannya didatangkan langsung dari Korea. Diskon up to 90 persen selama sebulan. Nail ada yang cuma Rp90.000, waxing diskon sampai 50 persen,” tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan salah satu treatment yang wajib dicoba oleh pelanggan adalah Wave Aromatic Reflexology, perpaduan refleksi dengan teknik Thailand. Pijatnya juga bisa custom, misalnya mau punggung saja, atau full dari kaki sampai kepala. Dalam treatment pijat, ia memastikan keamanan yang ditawarkan De Wave.
“Dijamin aman karena semua pintu tanpa kunci. Sudah ada aturan tegas tidak boleh ada tindakan asusila, jika sampai terjadi maka akan diserahkan ke pihak berwajib. Di sini adalah pijat kering, tidak perlu lepas pakaian, bisa langsung pijit,” tuturnya.
Rosalina mengatakan pijat yang paling favorit di sini adalah tradisional massage.
“Ada empat aroma terapi yang masing-masing essential oil-nya punya manfaat sendiri-sendiri. Misalnya bagi yang punya insomnia bisa menggunakan lavender, bagi yang flu dan sakit kepala bisa menggunakan eucalyptus, bagi yang sedang sakit perut dan pernafasan kurang nyaman bisa menggunakan lemon, dan opsi terakhir peppermint untuk refresh jika sedang stres,”ujarnya. (Rosa)
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
