Peristiwa
Selendang Terlilit Gir Motor, Juminten Tewas Terbanting ke Aspal
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Paliyan-Panggang, tepatnya di sebelah utara Jembagan Puslatpur TNI, Desa Karangduwet, Kecamatan Paliyan pada Kamis (08/02/2018) siang meminta korban jiwa. Juminten (65) warga harus meregang nyawa dengan luka parah di bagian kepala serta sekujur tubuhnya setelah terbanting ke aspal. Korban sendiri terjatuh setelah selendang yang dibawanya terjerat gir sepeda motor yang ia boncengi.
Kapolsek Paliyan, AKP Catur Widodo menceritakan, nasib tragis yang dialami oleh Juminten terjadi sekitar pukul 13.45 WIB. Kala itu Juminten membonceng Eni Safitri (24) bersama Hanan (2), keduanya warga Sengerang RT 001 RW 014, Desa Planjan, Kecamatan Saptosari yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vega dengan nopol AB 2723 HY melaju dari arah Planjan menuju Gading, Kecamatan Playen.
Sesampainya di lokasi kejadian, Hanan yang masih berusia dua tahun bergerak-gerak saat berada di boncengan. Korban kemudian hendak membetulkan posisi duduk bocah tersebut.
“Saat itulah kemudian selendang yang dipakai Juminten terlilit ke bagian gir sepeda motor yang tengah melaju cukup kencang,” ucap Catur, Kamis siang.
Akibatnya, Juminten yang tidak siap lantas terjatuh. Kondisi roda yang terus berputar membuat wanita renta ini terbanting ke aspal dengan posisi kepala terjatuh terlebih dahulu.

“Korban menderita luka parah di bagian kepala,” lanjut dia.
Warga setempat yang melihat korban bersimbah darah dalam kondisi tidak sadar langsung melarikan korban ke rumah sakit. Namun sayang karena kondisinya terus memburuk, Juminten dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah sampai di rumah sakit.
“Kondisi korban memang sudah tidak sadar dengan luka yang cukup parah,” terangnya.
Atas kejadian ini, Catur menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar lebih berhati-hati saat membawa kain selendang atau semacamnya saat berkendara. Peristiwa kecelakaan yang dipicu terlilit gir sepeda motor menurut Kapolsek sudah sangat sering terjadi.
“Seperti menggunakan jas hujan yang model bukan celana dan jaket itu juga rawan. Harap benar-benar diperhatikan demi keselamatan karena ini sangat berbahaya terutama dalam kondisi kendaraan melaju kencang,” pungkas Catur.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
