Peristiwa
Benarkan BW Ikut Pertemuan Pendamping, Koordinator PKH Gunungkidul: Tidak Membahas Pilkada
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Viralnya foto percakapan di grup whatsapp yang menyebut bahwa penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) akan lebih sejahtera jika memilih pasangan calon tertentu mendapat berbagai reaksi dari sejumlah pihak. Dinas Sosial yang menaungi program ini kemudian mengambil langkah untuk melakukan klarifikasi terhadap pendamping PKH di Kapanewon Gedangsari yang dirumorkan mengarahkan masyarakat untuk memilih paslon tertentu itu.
Kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Siwi Iriyanti mengungkapkan, pasca merebaknya kabar dan screenshot foto chat grup itu, pihaknya langsung memerintahkan koordinator Pendamping PKH untuk segera melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Panewu Gedangsari.
“Sudah kami lakukan klarifikasi terhadap pendamping PKH dan Panewu di Gedangsari. Bahwasanya dalam pertemuan itu tidak ada pembicaraan pendamping PKH yang mengarahkan pada paslon tertentu. Di rekaman itu juga bukan suara pendamping PKH,” kata Siwi, Rabu (18/11/2020).
Adapun pihaknya memastikan, sesuai dengan peraturan yang berlaku para pendamping PKH telah berkomitmen untuk tidak terlibat dalam politik praktis. Tidak pernah ada yang mengarahkan penerima program PKH untuk memberikan dukungan ke paslon tertentu.
“Tidak pernah ada yang mengarahkan ke paslon tertentu. Pendamping harus netral, kemarin sudah dikonfirmasi dan dikuatkan jika itu bukan dari pihak pendamping,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Pendamping PKH Gunungkidul, Herjun Pangaribowo menambahkan, sejak awal sudah ada ketentuan bahwa SDM PKH harus netral. Atas viralnya chat grup itu sudah dilakukan klarifikasi.
“Kemarin sudah klarifikasi dan disanggah, ada rekamannya juga jika itu bukan pendamping PKH. Dalam grup itu juga tidak ada pendamping PKH,” paparnya.
Menurut Herjun, dalam kesempatan itu, pendamping PKH hanya menyampaikan jika mengingatkan bahwa besok tgl 9 Desember 2020 ini, Kabupaten Gunungkidul punya hajatan pemilihan bupati. Untuk itu, masyarakat diminta jangan golput dan memilih pemimping yang sesuai hati nurani masing-masing.
“Sudah selesai diklarifikasi karena bukan pendamping. Itu (Satria) kami tindaklanjuti karena sudah bukan ranah kami, apakah itu KPM PKH atau pihak-pihak lain,” imbuh dia.
Disinggung mengenai Bambang Wisnu Handoyo pernah ikut dalam pertemuan PKH di Gunungkidul beberapa waktu lalu, Herjun membenarkannya. Ia memgungkap tanggal 28 Agustus 2020 silam, ada agenda dari Dinsos DIY dalam rangka rakor PKH kabupaten yang merupakan agenda tahunan.
Kala itu, Bambang Wisnu hadir dalam kapasitasnya sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset DIY. Pada kegiatan tersebut membahas data kemiskinan di Gunungkidul dan peran pendamping PKH dalam meningkatkan kesejahteraan KPM PKH. Ditegaskannya, dalam pertemuan ini tidak sekalipun menyinggung perihal Pilkada.
Sementara itu, aktifis dari LSM Jerami Gunungkidul, Rino Caroko menanggapi viralnya screenshot chat grup itu sebagai strategi politik dari pasangan tertentu. Dengan viralnya tersebut dapat mematikan lawan atau paslon lain, bisa juga menjadi sebuah hujatan bagi pendamping.
“Kalau yang memviralkan itu tentu bagian dari strategi politik. Kenapa saya bilang strategi politik, jabatan pendamping kan strategis ada banyak sekali penerima program tersebut,” paparnya.
Berkaitan dengan integritas pendamping, menurut dia sejak awal ada pakta integritas dalam instansi termasuk pendamping PKH. Di mana mereka telah ada perjanjian khusus berkaitan dengan tidak diperbolehkannya terjun dalam politik praktis. Jika terbukti, tentu itu telah melanggar kode etik.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized7 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized1 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized2 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
