Olahraga
SMK N 2 Wonosari dan SMA N 1 Tanjungsari Raih Kemenangan Perdana di Babak 8 Besar Lipeg #5
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–SMA Negeri 1 Tanjungsari dan SMK Negeri 2 Wonosari mampu meraih kemenangan perdana pada babak 8 besar lanjutan Liga Pelajar (Lipeg) Piala Menpora 2019 ini. Kedua tim unggulan utama dalam kompetisi ini sama-sama mengalahkan lawannya dengan skor 2 : 0. Dengan hasil ini, kedua tim tersebut memperbesar peluang untuk masuk ke babak semifinal.
Sebelum meraih kemenangan, SMK N 2 Wonosari harus menjalani pertandingan keras saat melawan SMK Muh 1 Playen. Sejak kick off, kedua tim langsung melancarkan permainan menyerang. Dominasi sebenarnya sempat ditunjukan SMK Muh 1 Playen di awal pertandingan dengan banyak melakulan tekanan ke daerah pertahanan lawan. Perjuangan itu pun berhasil membuahkan sejumlah peluang melalui striker andalannya, Ja’far Insanul Karim, namun sontekannya masih bisa dipatahkan kiper SMK N 2 Wonosari, Bagus Tri Pamungkas.
Tidak mau kalah, SMK N 2 Wonosari yang dimotori play maker Herjuno Pangestu juga berhasil membuat sejumlah peluang melalui juru gedornya Muhammad Iqbal. Namun kokohnya pertahanan SMK Muh 1 Playen membuat gawang anak asuhan Sugiranto aman dari ancaman.
SMK N 2 Wonosari baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke 26 melalui Muhammad Iqbal yang lepas dari jebakan offside. Dengan tenang, ia langsung melepaskan shooting keras yangg gagal diantisipasi kiper SMK Muh 1 Playen.
Tak berselang lama, Muhammad Iqbal berhasil menggandakan keunggulan melalui headingnya di menit ke 34 memafaatkan umpan sepak pojok. Hingga turun minum, kedudukan 2-0 untuk keunggulan SMK N 2 Wonosari.
Babak kedua, Musplay mencoba bangkit. Pola serangan balik cepat membuahkan peluang matang melalui Rizki sulaiman. Namun lagi-lagi penyelesaian akhir yang belum optimal menjadi faktor kegagalan SMK Muhammadiyah Playen dalam mencetak gol. Rizki Sulaiman yang sudah satu lawan satu dengan kiper gagal memanfaatkan peluang dan digagalkan kiper SMK N 2 Wonosari yang sepanjang pertandingan memang tampil gemilang. Hingga peluit akhir skor pun tidak berubah.

Pada pertandingan lainnya, SMA N 1 Tanjungsari berhasil mengalahkan SMK N 3 Wonosari dengan skor 2 : 0. Sejak babak pertama, SMA N 1 Tanjungsari mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun upaya dari striker andalannya Jauhar Nurdani belum bisa membuahkan gol. Setidaknya 3 peluang emas gagal dikonversi menjadi gol. Salah satu peluang terbaik melalui shooting keras Jauhar hanya membentur mistar gawang.
Penampilan apik kiper SMK N 3 atau Supersaga, Seto Guntur Jatmiko sepanjang babak pertama membuat gawang anak asuhan Firma Suma aman dari kebobolan.
Memasuki babak kedua, SMA N 1 Tanjungsari yang juga runner up lipeg ke 4 tahun lalu mulai meningkatkan serangan. Peluang demi peluang tercipta dari anak asuhan pelatih Fitri Yuli Setiawan ini. Namun lagi-lagi penampilan gemilang kiper Supersaga menggagalkan sejumlah peluang itu.
Baru pada menit ke 47, Ridho Bagus Saputra berhasil membuka keunggulan SMA 1 Tanjungsari. Gol berawal dari kemelut di depan gawang SMK N 3 Wonosari. Ridho dengan cerdik berhasil memanfaatkannya dan menciptakan gol melalui sontekan kaki kanannya.
Bukannya tanpa peluang, SMK N 3 Wonosari langsung merespon dengan serangan balik cepat. Namun peluang emas yang didapatkan striker andalannya Tommy Oktavian gagal membuahkan gol, bola sontekannya hanya meluncur tipis di kiri gawang yang dijaga Rully Anggara Arvianto.
Justru di menit 56, SMA N 1 Tanjungsari berhasil memperlebar jarak berkat hadiah penalti setelah kiper SMK N 3 melanggar pemain SMA N 1 Tanjungsari. Ridho yang menjadi eksekutor tendangan 12 pas dengan tenang mengeksekusi tendangan penalti tersebut sehingga berbuah gol.
SMA N 1 Tanjungsari sebenarnya sempat kembali mendapat hadiah penalti setelah salah satu pemainnya lagi-lagi dijatuhkan di kotak terlarang. Namun eksekusi Jauhar kali ini dapat dimentahkan penjaga gawang Supersaga. Skor 2-0 untuk kemenangan SMA N 1 Tanjungsari bertahan hingga peluit akhir.
Dalam babak 8 besar ini, tim yang lolos dibagi dalam dua grup yakni E dan F. Masing-masing grup akan bermain dg sistem setengah kompetisi.
“Nantinya akan diambil juara dan runner up grup untuk masuk ke semifinal,” ujar Ketua Panpel Lipeg, Heri Santosa.
Ia mengatakan, drawing 8 besar dilakukan pada tanggal 24 Februari lalu dengan menghasilkan 2 grup yg dinilai sama-sama imbang. Pastinya akan terjadi permainan yg ketat dan seru mengingat kedua grup sama-sama memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized3 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 hari yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
