fbpx
Connect with us

Peristiwa

Syukuran Upah Dirasa Sudah Layak, Ratusan Buruh Rayakan Mayday Dengan Gelar Jalan Sehat

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Ratusan buruh menggelar aksi di Alun-alun Kota Wonosari pada peringatan Hari Buruh atau biasa disebut Mayday, Selasa (01/05/2018) pagi tadi. Bukan teriakan ataupun orasi yang disampaikan, dalam Mayday kali ini, para buruh justru menggelar acara jalan sehat serta pembagian doorprize.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Gunungkidul, Untung Nurjaya mengatakan kegiatan yang terpusat di alun-alun ini diikuti oleh 832 buruh dari 26 perusahaan yang ada di Gunungkidul. Sedangkan kegiatan sendiri diselenggarakan oleh Tri Partit yang dalam hal ini merupakan unsur dari pekerja, pengusaha dan pemerintah.

Disinggung mengenai upah buruh di Gunungkidul, Untung mengatakan bahwa setiap tahunnya mengalami kenaikan. Kendati demikian, pihaknya juga masih mendapatkan laporan-laporan mengenai adanya pengusaha yang menerapkan gaji yang terlalu rendah.

"Secara keseluruhan upah di Gunungkidul itu sudah sangat layak. Namun juga masih ada yang minim," kata dia.

Pada peringatan May Day kali ini tema yang diambil ialah May Day is Fun Day. Hal itu merupakan bentuk syukur atas upah yang telah diterima.

"Kita merayakannya bukan dengan berdemo, tapi dengan suka cita happy happy saja," kata Untung.

Dirinya berharap, ke depan semakin adanya dukungan dari pemerintah terhadap buruh di Gunungkidul. Sehingga, upah yang saat ini sudah layak pun akan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Kepala Dinas Tenagakerja DIY Andung Prihadi Santoso menyampaikan 1 Mei adalah merupakan hari buruh Internasional dan hari ini puncak acara perayaan May Day. Selama ini, perayaan Mayday selalu identik dengan aksi turun ke jalan. Sehingga banyak buruh yang enggan merayakan May Day.

"Kita berusaha mengubah mind set dari aksi turun ke jalan menjadi perayaan yang menggembirakan," kata Andung

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler