Info Ringan
Tujuh Tips Merawat Batik
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Batik merupakan salah satu item yang pasti dimiliki setiap masyarakat Indonesia, termasuk Anda bukan? Sebagai orang Indonesia tentu Anda harus bangga mengenakan busana batik. Apalagi UNESCO juga telah menetapkan batik sebagai warisan budaya Indonesia yang diakui dunia. Untuk itu, merawat batik agar tetap awet dan bagus saat dikenakan jadi salah satu hal yang harus diperhatikan, lho! Jika masih bingung cara merawat batik yang efektif, berikut caranya!
- Saat pertama kali dicuci, usahakan cuci dengan menggunakan tangan. Ini berfungsi untuk menghindari warna batik jadi luntur atau mengalami kerusakan.
- ika pada pakaian batik Anda ada bekas noda yang tidak terlalu serius, Anda cukup rendam dengan air hangat tanpa harus mencucinya. Secara otomatis noda tersebut akan hilang sendirinya.
- Gunakan putaran normal dengan mesin cuci saat mencuci baju batik. Namun, untuk jenis batik tulis dan batik cap, alangkah baiknya agar dilakukan secara manual menggunakan tangan.

- Pisahkan baju batik dengan baju berbahan dasar lainnya. Ini berguna untuk menghindari warna batik jadi luntur akibat terkontaminasi dari baju lainnya. Hal lain yang harus diperhatikan adalah mengelompokkan batik yang sewarna dalam satu wadah.
- Hindari menggunakan deterjen, karena zat kimianya yang kuat akan merusak dan membuat warna batik cepat memudar. Lebih baik gunakan shampookarena kandungan kimianya lebih ringan dan membuat batik jadi lebih lembut.
- Setelah dibilas, usahakan untuk tidak memeras kain batikkarena akan membuat warna jadi luntur.
- Jemur pakaian di tempat yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung.
- Hindari menggunakan pewangi pakaian, jika ingin menggunakannya Anda harus menutup terlebih dahulu dengan kain berbahan tipis, lalu semprotkan.
- Jangan menyetrika batik secara langsung. Jika tampak kusut, Anda bisa semprotkan sedikit air biasa kemudian tutupi dengan kain lembut sebelum disetrika.
- Simpan batik di dalam plastik, ini berfungsi agar melindungi batik dari binatang ngengat. Jangan menggunakan kapur barus, karena zat padat ini hanya akan membuat batik Anda jadi cepat rusak.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
