Pemerintahan
TPAS Banjarejo Segera Dibangun, Bakal Dilengkapi Teknologi Pengolah Sampah Mutakhir
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rencana pembangunan tempat pemrosesan akhir sampah (TPAS) di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari semakin nyata. Lahan yang akan dipergunakan untuk pembangunan TPAS pertama di kawasan selatan pun telah rampung dibebaskan oleh pemerintah. Sekarang ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul bekerja sama dengan OPD terkait lainnya tengah berupaya melakukan pembahasan dalam pembangunan dan pengelolaan sampah di lokasi tersebut.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Aris Suryanto memaparkan, dalam pemrosesan dan pengelolaan sampah yang masuk ke TPAS Banjarejo sendiri akan menggunakan teknologi canggih. Sekarang ini, ada beberapa teknologi yang masih dalam pembahasan. Diantaranya adalah pengelolaan menggunakan model sanitary lamfill (mesin isenerator) atau penghacur sampah.
Keunggulan pada teknologi ini, nantinya sampah yang diolah dapat dimanfaatkan sebagai bahan biogas. Di sisi lain, sampah yang sudah dihancurkan juga bisa dipergunakan untuk bahan baku batako atau pun jenis lain.
“Ada beberapa metode lain seperti hydrodrive dan autoclave yang sedang dibahas,” ujar Aris Suryanto, Selasa (18/02/2020).
Berkaitan dengan teknologi ini, Aris mengakui bahwa pihaknya memang membutuhkan anggaran yang cukup fantastis. Namun begitu, teknologi ini memang sangat penting agar sampah nantinya bisa dimanfaatkan serta dikelola dengan baik. Jika tidak ada sentuhan teknologi dalam pemrosesan akhirnya, maka TPAS cepat penuh dan justru menimbulkan permasalahan baru.

“Lahan yang tersedia seluas apapun tidak akan cukup jika dalam pengolahan dan pemrosesannya tidak menggunakan teknologi,” tambahnya.
Dari pemerintah sendiri sekarang tengah mengusulkan anggaran pembangunan TPAS ke pemerintah pusat. Sedikitnya sesuai dengan estimasi dari tim, pembangunan TPAS di sisi selatan ini menghabiskan dana sebesar 15 miliar rupiah. Untuk pembebasan lahan sendiri telah dilakukan oleh pemerintah beberapa waktu lalu.
“Luasnya sekitar 5 hektare untuk pembangunan TPAS ini. Rencananya 2021 mulai pembangunan, untuk Amdal sendiri juga telah turun,” imbuh dia.
Disinggung mengenai TPAS Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari yang semula diprediksi akan penuh pada awal 2020 ini, Aris menyebut bahwa hal itu tidak terjadi. Hasil pengamatan di lapangan, lahan yang tersedia saat ini masih agak luas. Lahan yang ada tersebut masih mampu menampung sampah rumah tangga dan pariwisata yang masuk.
Pada tahun 2020 ini, DLH telah mengajukan rehab kawasan tersebut. Sejumlah sarana dan prasarana akan ditambah untuk menunjang pelayanan dalam pembuangan dan pemrosesan sampah.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
