Sosial
Wujudkan Pengabdian Untuk Kampung Halaman, Ikaragil Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Komunitas perantau Gunungkidul yang tergabung dalam Ikatan Anak Rantau Gunungkidul (Ikaragil) mwngisi hari-hari di penghujung tahun 2017 dengan menggelar kegiatan bakti sosial dan pengobatan gratis. Pada Minggu (17/12/2017) ini, IKARAGIL melaksanakan kegiatan bakti sosial akhir tahun di Desa Wunung, Kecamatan Wonosari.
Koordinator Divisi Sosial Ikaragil Pusat, Suyatno mengatakan, kegiatan bakti sosial dan pengobatan gratis tersebut merupakan agenda tahunan Ikaragil sebagai wujud saling berbagi dan berbakti terhadap tanah kelahirannya, Kabupaten Gunungkidul. Di mana untuk tahun 2017 ini, baksos dan pengobatan massal dilakukan di Padukuhan Kwangen, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu dan Desa Wunung, Kecamatan Wonosari.
"Kita kan ada agenda kegiatan semacam ini pada pertengahan tahun dan akhir tahun. Selain pengobatan gratis kita juga ada penyerahan alat sekolah di Nglipar, Semanu, serta Patuk dan kerja bakti di Banyusoca sama bedah rumah di Kecamatan Ngawen ," ungkapnya.
Dipaparkan lebih lanjut, dalam kegiatan pengobatan gratis kali ini, Ikaragil bekerja sama dengan Yayasan Persaudaran Masyarakat Jogja (YPMJ) dan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Sebanyak 5 orang dokter didatangkan pada kegiatan ini.
"Dana untuk kegiatan sosial ini berasal dari kita sendiri yakni iuran anggota dan simpatisan," kata dia.
Ikaragil sendiri merupakan rintisan komunitas anak rantau dari Kabupaten Gunungkidul yang dibagi dalam beberapa koordinator wilayah di beberapa Provinsi Indonesia. Tak hanya itu, dalam perkembangannya, Ikaragil juga berdiri dan eksis hingga ke luar negeri seperti Hongkong dan Taiwan. Dengan simpatisan sampai dengan 2017 ini sudah mencapai 26.000 orang.
"Komunitas kita ini full untuk kegiatan sosial," lanjut dia.
Sementara itu, salah seorang warga Soka, Desa Wunung, Kecamatan Wonosari, Yanti mengaku sangat senang dengan adanya pengobatan gratis maupun juga bakti sosial semacam ini karena memang saat ini masih sangat jarang adanya kegiatan-kegiatan seperti ini.
"Semoga ditahun-tahun selanjutnya ada lagi kegiatan bakti sosial di desa kami ini," kata dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
