Pariwisata
Lagu Banyu Langit Karya Didi Kempot Dianggap Bantu Promosikan Wisata Nglanggeran
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Lagu Banyu Langit ciptaan Didi Kempot banyak digandrungi oleh masyarakat disetiap acara atau kegiatan lagu ini seringkali dinyanyikan didengar. Bersamaan dengan itu pula lagu yang terinsipirasi dari salah satu obyek wisata di Gunungkidul ini dianggap membantu promosi pariwisata di Bumi Handayani, pasalnya dalamliriklagu ini menyebutkan sebuah suasana di Gunung api purba Nglanggeran.
Dalam lirik lagu tersebut terserat, “ademe gunung merapi purbo. Melu krungu swaramu ngomongke opo. Ademe gunung merapi purbo. Sing ning langgran Wonosari Jogjakarta. Lirik ini cukup menggambarkan suasana di obyek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Kecamatan Patuk yang menyuguhkan pesona dari atas gunung.
“Tentu dengan adanya lagu ini berdampak positif bagi kunjungan wisatawan,” kata salah satu Pengelola Gunung Api Purba Nglanggeran, Aris Triyono, Minggu (01/09/2019).
Ia menjelaskan, dalam bait lagu karya Didi Kempot itu terdapat banyu langit. Hal itu pula kadang dicari oleh beberapa wisatawan yang datang berkunjung.
“Ada yang mencari banyu langit pas sampai dipuncak. Kebanyakan yang mencari wisatawan sepuh (tua) yang mencari asal usul atau cerita banyu langit,” ucapnya.

Sementara itu, Bidang Pemasaran Pokdarwis Gunung Api Purba Nglanggeran Heru Purwanto, mengatakan, dampak lagu Banyu Langit sudah sejak tiga tahun terakhir oleh pengelola maupun masyarakat setempat. Kawasan obyek wisata ini cukup diminati oleh para pelancong dari berbagai kota atau bahkan dari manca Negara. Dampak dari lagu ini diketahuinya ketika berbincang bersama wisatawan. Bahkan ada yang memang belum mengetahui adanya wisata Gunung Api Purba, sebelum tenarnya lagu itu.Sebagian besar wisatawan yang menanyakan wisatawan dari Jawa Timur.
“Ada juga yang tahu Gunung Api Purba Nglanggeran karena lagu tersebut. Ada juga beberapa wisatawan datang ingin tahu apa yang sesuai yang dinyanyikan Didi kempot,” tambah dia.
Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan pihaknya berupaya untuk mengembangkan wisata kawasan utara seperti embung Sriten, gunung gambar, Gunung Gentong (4G), dan juga Gunung Api Purba Ngelanggeran. Hal itu tentunya untuk memberikan inovasi baru selain wisata pantai agar para wisatawan dapat menentukan pilihannya.
Selain Kawasan Nglanggeran, saat ini pemerintah fokus pengembangan wisata di Gunung Gentong, Gedangsari. Jika anggaran pengembangan disetujui pada tahun 2020 maka kawasan Gunung Gentong akan dimaksimalkan.
Untuk kawasan Embung Batara Sriten sudah mulai bergeliat dengan adanya beberapa even seperti festival Sriten untuk budaya dan paralayang yang sudah dilaksanakan pada minggu ke tiga bulan Agustus ini.
Diakui Asty, untuk pengembangan wisata di Embung Batara Sriten karena akses jalan. Meski sudah halus, namun kondisi jalan sempit, tanjakan curam, sehingga sulit dilalui kendaraan besar.
“Sriten memang benar sudah dibangun aksesnya cuma hanya untuk kendaraan kecil tidak mungkin bus besar masuk,” ujarnya.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
