Pariwisata
Miliki Daya Tarik Tersendiri, Wota-wati Bersolek Jadi Kawasan Green Tourism
Girisubo,(pidjar.com)– Padukuhan Wota-wati yang berada di Kalurahan Pucung, Kapanewon Girisubo merupakan daerah yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan padukuhan lain di kabupaten Gunungkidul. daerah yang berada di lembah Sungai Bengawan Solo Purba ini diapit oleh bukit-bukit yang menjulang tinggi, sehingga menjadikan pagi dating terlambat dan malam dating lebih cepat.
Dengan keunikan yang dimiliki ini, dua tahun terakhir Padukuhan Wota-wati mendapat kucuran dana keistimewaan untuk bersolek dan menjadi daerah atau desa wisata yang berbeda dibandingkan dengan daerah lain. Saat ini, pemerintah mulai membangun sejumlah sarana prasarana di kawasan tersebut.
“Tahun ini merupakan tahun kedua. Dimana tahun pertama kami bersama dengan Paniradya Pati focus pada Feasibility study, masterplan dan di tahun kedua ini merambah ke fisik dengan anggaran 5 miliar untuk pembangunan pagar, fasad, dan joglo,” papar Lurah Pucung, Estu Dwiyono.
Lebih lanjut ia mengatakan, konsep dari kawasan wisata yang dikembangkan di Padukuhan Wota-wati ini mengarah ke Green Tourism, Wisata Hijau berkelanjutan, tidak berfokus pada banyaknya wisatawan namun bagaimana kualitas wisatawan yang datang.
“Harapannya nanti wisatawan dapat merasakan mendapatkan pengalaman yang luar biasa selain menikmati suasana perkampungan yang sejuk tetapi juga dapat belajar pertanian dan peternakan yang terintegrasi,” sambung dia.
Padukuhan Wota-wati merupakann daerah terpencil yang hampir berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Secara akses pun masih sangat sulit, sebab berada di kawasan dalam. Sebagian besar warganya bermatapencaharian sebagai petani dan nelayan. Kawasannya masih sangat asri dan asri sehingga menjadikan nilai plus.
Sebagai bentuk upaya promosi dan rangkaian Event Jogja Culture Wellness Festival GKR Bendara mengunjungi Desa Wota Wati, dalam rangka kegiatan CSR Penanaman Pohon “Give Back To Nature”. Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Raden Mas Gusthilantika Marrel Suryokusumo sebagai Ketua Bebadan Pangreksa Loka Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan artis atau seniman papan atas yaitu Soimah.
“Sebagai Badan Promosi Wisata kami ingin membantu mempromosikan Desa Wota-wati ini, karena ini sejalan dengan visi misi Ngarso Dalem yang berfokus pada penghijauan kembali, bukan rebranding namun kita turut meningkatkan kualitas branding dari wisata di Desa Wota-wati ini,” ucap GKR Bendara.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized6 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
