Info Ringan
Enam Tanaman Pakis Cantik untuk Taman
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pakis. tanaman paku paling dikenal karena merupakan jenis tumbuhan yang berkembang biak tanpa biji atau bunga, melainkan spora. Walaupun tidak berbunga, faktanya jenis tanaman hias ini sukses mencuri perhatian penggemar tanaman rumah dengan bentuk daun yang bervariasi dan warna hijau segar. Tak pelak, tanaman pakis pun sering mendapat predikat khusus sebagai tanaman penghias rumah. Mau punya tanaman pakis cantik di rumah? Pilih saja dari enam jenisnya berikut.
Pakis kelabang (Nephrolepis)

Jangan keburu takut mendengar namanya. Pakis Kelabang atau Nephrolepis merupakan salah satu jenis tanaman pakis yang sedang popular saat ini sebagai tanaman dalam ruangan. Pasalnya, jenis pakis ini cocok hidup dalam ruangan tanpa sinar matahari langsung dan tidak membutuhkan banyak perawatan. Bentuk tanaman pakis ini ditandai dengan daunnya yang lembut bercabang rapi dari ujung ke ujung. Sekilas dilihat memang menyerupai bentuk tubuh kelabang yang berbuku-buku. Walaupun demikian, tanaman pakis Kelabang tetap jauh dari kata menyeramkan atau geli, malah terkesan rapi dan bikin adem.
Pakis Boston (Nephrolepis)


Dikenal juga dengan nama Pakis Pedang, tanaman pakis ini berasal dari benua Amerika, tepatnya Meksiko. Budidaya pakis Boston kini juga sudah mulai merambah di Indonesia dan akrab menghiasi kamar. Memang sudah menjadi sifat pakis untuk mudah beradaptasi dan tangguh terhadap perubahan. Ciri-ciri tanaman pakis Boston adalah rimpang yang tipis menyerupai akar dengan kepanjangan bisa mencapai 1,5 meter. Anak daunnya berbentuk sirip tunggal, hampir mirip dengan bentuk pedang atau mata tombak. Jika digantung, Pakis Boston tampil menjuntai indah dan sangat menarik.
Bambu air (Equisetum hyemale)

Tanaman bambu air ini berasal dari keluarga tanaman pakis yang berbentuk bambu mini yang tipis. Dengan ketinggian mencapai 3 meter, bambu air kerap dijadikan tanaman hias terutama untuk pagar air di sekitar rumah. Bentuknya yang manis dengan warna hijau segar tampil semakin unik dengan cincin coklat diantara sendi-sendi rongga batang bertumbuh daun. Tanaman pakis bambu air umumnya membutuhkan media tanaman berupa pot dan juga tanah yang terendam air. Selain itu, media tanam lumpur juga bisa jadi solusi media tanaman di rumah.
Pakis kulit (leatherleaf fern)

Tanaman pakis ini mungkin salah satu yang paling akrab penampakannya. Kerap digunakan sebagai pelengkap atau filler rangkaian bunga, leatherleaf fern hadir dengan daun tulang berbentuk jari dan daun kecil yang bergerigi. Karena punya manfaat ornamental yang tinggi, budidaya tanaman pakis ini juga cukup banjir di pasaran. Kalian tidak akan kesulitan mencari bibit pakis leatherleaf yang berkualitas, tinggal ikuti saja cara penanamannya yang relatif mudah pula.
Pakis sarang keriting (bird’s nest fern)

Bird’s nest fern, begitu julukan tanaman pakis berdaun keriting ini. Sekilas memang tumpukan daun keriting ini hampir menyerupai sarang burung. Tanaman ini juga dikenal dengan nama ilmiahnya, yaitu Asplenium nidus. Sama seperti tanaman pakis lainnya, daun yang menyerupai sarang burung ini bisa bertahan dalam suhu ruangan, baik panas maupun dingin. Tidak perlu terlalu sering menaruhnya keluar untuk mendapatkan sinar matahari, karena tanaman pakis ini juga mudah beradaptasi di bawah lokasi teduh. Cukup taruh di pot cantik dan nikmati tanaman pakis imut ini.
Pakis suplir (maidenhair fern)

Tanaman pakis penghias ruangan ini sering diburu karena bentuk kelopak daunnya yang unik. Sering dianggap jenis pakis yang sulit tumbuh, kunci dalam menanam tanaman suplir adalah media tanah yang harus tetap lembap. Tidak jarang pakis ini malah bisa tumbuh liar di antara bebatuan alam. Jadi, tidak perlu cemas untuk keawetan tanaman pakis suplir, pastikan saja kadar kelembapannya yang ideal dan jauhkan dari terik cahaya matahari. Cantik-cantik, bukan, memanfaatkan tanaman pakis sebagai dekorasi di dalam rumah? Tanaman pakis memang cocok untuk kalian yang tidak ingin ribet dengan masalah perawatan, tinggal pilih, rawat dan nikmati kesegaran pakis dalam rumah.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
