fbpx
Connect with us

Sosial

Mundur dari Pilkada, Wahyu Purwanto Tetap Blusukan ke Pelosok Gunungkidul

Published

on

Semanu,(pidjar.com)–Meski secara resmi telah mengundurkan diri dari bursa calon bupati Gunungkidul, Wahyu Purwanto tetap melakukan blusukan ke wilayah-wilayah di Gunungkidul. Wahyu yang kini mengaku akan bergerak di dalam kegiatan sosial itu, langsung melakukan aksi nyata dengan membagikan hewan kurban di dua kapanewon dan mengecek sumur bor mangkrak untuk nantinya dilakukan pengangkatan air.

Adik ipar Presiden Joko Widodo tersebut mengaku akan tetap blusukan di sejumlah wilayah di Gunungkidul. Namun sekali lagi ia menegaskan, bahwa kegiatan yang ia lakukan bukan untuk kepentingan politik melainkan murni kegiatan sosial.

“Saya akan tetap seperti ini (blusukan) karena komitmen untuk tetap berkiprah di Kabupaten Gunungkidul,” kata Wahyu Purwanto saat ditemui saat penyerahan hewan kurban di Kapanewon Semanu, Rabu (29/07/2020).

Pada kesempatan itu, Wahyu secara langsung menyerahkan dua hewan kurban di Kalurahan Melikan, Kapanewon Rongkop, dan Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu. Selain itu juga melakukan cek sumur bor yang lama mangkrak, jika dimungkinkan akan dilakukan pengangkatan air.

“Kegiatan sosial hewan kurban menstimulasi masyarakat untuk meningkatkan rasa gotongroyong, pompa menstimulasi masyarakat untuk bisa mulai melakukan aktifitas pertaniannya air yang diangkat,” ucap Wahyu.

Wahyu menambahkan, seiring dengan dialihkannya gerakan blusukan dari politik ke sosial itu dirinya berkomitmen untuk mendirikan yayasan untuk memberikan stimulan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan menggandeng ribuan mantan relawannya yakni Ponco Manggolo.

“Relawan sampai tingkat RT akan menyerap aspirasi dari masyarakat,” kata Wahyu.

Sementara itu, koordinator relawan Ponco Manggolo, CB Supriyanto mengatakan bahwa saat ini anggota dari Ponco Manggolo sendiri sudah mencapai 10 ribu orang. Dengan banyaknya relawan itu, dirinya juga berkomitmen untuk menggerakannya dalam bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Gerakan kita itu sudah 6772 RT ada relawan kita. Nanti aspirasi kita serap, dan kita melakukan kajian bantuan apakah yang cocok bagi wilayah tersebut,” kata Supriyanto. 

Disinggung mengenai gerakan politik, CB mengaku bahwa seiring dengan mundurnya Wahyu Purwanto pihaknya juga belum menentukan arah dukungan. Pihaknya masih terfokus kepada kegiatan sosial yang dipandegani oleh Wahyu Purwanto.

“Belum menentukan sikap mau seperti apa. Kita lihat kedepan,” kata dia.

Hingga kini pihaknya belum akan melakukan kegiatan politik terkait pilkada 2020 mendatang. Saat ini pihaknya akan fokus kepada kegiatan sosial untuk masyarakat.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler